Warga Cimandala Protes, Tiang Jaringan Kabel Optik Semrawut

CIAMIS, BITNews.id – Warga Lingkungan Cimandala, Benteng, Ciamis, Kabupaten Ciamis, mengeluhkan pemasangan tiang kabel optik milik sejumlah penyedia jaringan internet yang dinilai tidak teratur dan mengganggu kenyamanan lingkungan. Penempatan tiang-tiang tersebut dianggap asal-asalan, tanpa memperhatikan estetika dan keselamatan.

Tegar, salah satu warga yang terdampak, mengatakan bahwa di depan rumahnya terdapat tiga tiang kabel optik yang dipasang secara semrawut. Salah satu tiang diketahui milik penyedia layanan internet Ringnet, yang menurut warga dipasang tanpa izin terlebih dahulu.

Baca Juga :  dr. Mhd. Fery Kusnadi: Limbah B3 RSUD Raden Mattaher di Kirim ke Tanggerang dan Bekasi

“Tiang-tiang ini dipasang sembarangan, tidak memperhatikan tata letak, dan sangat mengganggu pemandangan. Kami juga khawatir ini berbahaya jika sewaktu-waktu roboh,” ungkap Tegar kepada BITNews.id. Rabu (04/12/2024).

Masalah ini diperparah dengan minimnya koordinasi antara penyedia jaringan internet, pemerintah, dan warga setempat. Warga merasa pemasangan tiang dilakukan tanpa komunikasi yang baik, sehingga menciptakan kekacauan di lingkungan mereka.

Baca Juga :  Pj Bupati Muaro Jambi Hadiri Peresmian Operasional Bus Wisata Trans Siginjai Jambi

“Kami tidak menolak pembangunan jaringan internet, karena kami tahu itu penting untuk kebutuhan masyarakat. Tapi pemasangannya harus lebih rapi dan sesuai aturan. Kalau seperti ini, malah membuat lingkungan jadi terlihat kumuh,” ujar Heru, tokoh pemuda di lingkungan tersebut.

Heru juga mendesak pihak terkait, baik pemerintah maupun penyedia layanan, untuk segera menindaklanjuti keluhan warga.

Baca Juga :  Ditolak dan Didemo, Ternyata PT SAS Satu-satunya Perusahaan Pemegang IUP yang Bersedia Bangun Jalan Khusus di Jambi

“Kami berharap para provider segera merapikan pemasangan tiang-tiang ini agar tidak merugikan warga,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak penyedia layanan internet, termasuk Ringnet, belum memberikan tanggapan resmi terkait permasalahan ini. Warga berharap keluhan mereka mendapat perhatian serius agar lingkungan kembali nyaman, aman, dan tertata. (Arlga)