Keluarga Korban Minta Polisi Segera Tindak Kawanan Geng Motor

BITNews.id –  Aksi brutal geng motor hingga beraksi begal membuat resah warga Kota Jambi. Betapa tidak, kawanan geng motor tersebut tak segan – segan untuk melukai dan memeras korban.

Diketahui, pada hari Jumat (22/10), sekitar pukul 22.00 WIB, kawanan geng motor beraksi di Kelurahan Talang Bakung, Kecamatan Paal Merah Kota Jambi.

Kali ini yang menjadi korban adalah seorang pelajar SMP bernama M.Nur Jayandri (15) warga Kelurahan Talang Bakung Kecamatan Paal Merah.

Baca Juga :  Libur Tahun Baru Islam, Volume Kendaraan di JTTS Naik 46,71 Persen

Saudara korban, Ahmad Riski  mengutuk keras aksi kekerasan geng motor yang terjadi pada adik kandungnya. Ia meminta kepada aparat kepolisian untuk menangkap para pelaku.

“Sadis sekali perbuatan para geng motor itu sampai membegal adik saya dan berharap pihak kepolisian segera menindak dan menangkap para pelaku,” ujarnya. (Minggu (24/10/21).

Diberitakan sebelumnya, M.Nur Jayandri (15) menjadi korban kebrutalan geng motor yang beraksi begal. Dirinya di hadang oleh kawanan geng motor saat dalam perjalanan pulang kerumahnya setelah membeli nasi uduk pesanan ayahnya.

Baca Juga :  Surati PT Ocean Petro Energy, Warga Minta Tangki Penampungan Minyak Dibongkar

Tiba – tiba, kawanan geng motor yang berjumlah lebih dari 10 orang menghampiri korban dengan membawa senjata tajam.

Korban yang merasa kaget langsung berhenti karena telah dikelilingi oleh para geng motor, kemudian tiga orang pelaku geng motor turun menghampiri korban sambil meminta uang dan handphone milik korban.

“Ia meminta uang dan HP,  saat itu saya tidak membawa HP dan uang sisa pembelian nasi uduk Rp.60 ribu saya kasih,” ungkap Jayandri saat dikonfirmasi di Rumah Sakit DKT, Sabtu (23/10/21).

Baca Juga :  Bupati Asahan Meresmikan Musholla Al Ikhwan Tabagsel

Tak sampai disitu, pelaku justru  membacok korban kemudian menggesekkan sebilah parang ke pinggang korban hingga korban mengalami luka serius.

Saat pelaku mengayunkan parang ke bagian kepala, korban langsung lari menyelamatkan diri sambil berteriak meminta pertolongan warga. (Nst/hen)