BITNews.id – Seloko Adat Melayu Jambi adalah warisan leluhur yang sangat patut kita jaga dan kita lestarikan, terkhusus di Desa Muhajirin Kabupaten Muaro Jambi yang masih memegang adat istiadat dan yang lebih istimewahnya di desa ini pemuda-pemudi nya antusias dalam belajar seloko adat melayu Jambi, di dalam naungan sebuah wadah organisasi yang bernama Rumah Belajar Pantun Seloko Adat Melayu Jambi Desa Muhajirin Kabupaten Muaro Jambi.
Dalam hal ini Rumah Belajar Pantun Seloko Adat Melayu Jambi Desa Muhajirin menggelar syukuran atau selamatan ulang tahun yang ke-1 dalam mengarungi sebuah perjalanan melestarikan seloko adat melayu Jambi ini, acara ini dilaksanakan di kediaman guru atau pembina Datuk Sukiman Sayuti di Desa Muhajirin. (Rabu, 27/10/21).
Menurut Roy Ma’ruf, Ketua Rumah Belajar Pantun Seloko Adat Melayu Jambi Desa Muhajirin Kabupaten Muaro Jambi ini merupakan ucapan rasa syukur karena wadah anak muda telah berjalan dan semoga kedepan makin giat dalam belajar
“Acara ini merupakan ucapan rasa syukur kami telah berjalannya wadah anak muda dalam mempelajari seloko adat melayu Jambi, semoga kedepan kami makin giat dalam belajar serta terus menjaga, merawat dan melestarikan adat budaya kita, mohon juga dukungannya dan do’a nya,” ucapnya.
Roy Mak’ruf melanjutkan, Sudah banyak hal-hal yang telah kami lalui dalam perjalanan satu tahun ini, kami sudah tampil dimana-mana di acara pernikahan-pernikahan dan acara festival. kami muda-mudi selalu mencoba memperkenalkan kembali adat budaya kita yang mana ini harus terus terjaga dan terlestarikan,” tambahnya.
Ditempat yang sama, Datuk Sukiman Sayuti mengatakan dalam mengarungi perjalanan 1 Tahun ini jelas banyak problem dan rintangan yang dihadapi, namun kami dan anak-anak muda terus giat dalam mempelajari dan merawat serta melestarikan adat budaya kito,” katanya
Iapun berharap, anak-anak muda harus terus semangat untuk melestarikan Adat Melayu Jambi
“Semoga anak-anak muda ini tetap semangat dalam menjalankan dan melestarikan Adat Melayu Jambi, karena sebagai regenerasi kita harus terus memberikan pemahaman yang baik kepada regenerasi kita,” pungkasnya. (deni)
