BITNews.id – Padamnya aliran listrik di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjab Barat), menjadi sebuah pertanyaan masyarakat. Terlebih padamnya listrik ini terjadi menjelang maghrib bahkan pernah sehari semalam tidak menyala.
Menyikapi hal ini, awak media dan lembaga PUSPA-RI melakukan konfirmasi ke Kantor Unit PLN Tanjung Jabung Barat yang diterima langsung Manager PLN, Rizky, Rabu (8/12/2021).
“Kami meminta maaf atas ketidak nyamanan masyarakat atas sering padamnya aliran listrik terlebih di wilayah Tungkal Ulu dan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabung Barat,” ucap pihak PLN
Saya memohon dukungan dan bantuan dari masyarakat dengan suka rela dengan cara rela memangkas daun kelapa sawit maupun pohon lainnya bahkan rela menumbang pohon yang menghalangi kabel PLN dan tiang PLN yang dapat menganggu arus listrik. Karena pernah saat petugas PLN menumbang pohon milik warga malah petugas PLN di laporkan ke Polisi.
“PLN juga rugikan jika PLN padam, bukan cuma konsumen atau masyarakat saja yang dirugikan, tapi karena kebesaran BO mesin kami harus bagaimana lagi,” tegas Manager PLN
Manager PLN menambahkan, kordinasi terus dilaksanakan samapai ke pemerintah daerah untuk mencari solusi terbaik.
“Pihak PLN sudah melakukan koordinasi dengan seluruh Kepala Desa yang terkait, bahkan dengan Pemerintah Daerah (Pemda) saya juga sudah koordinasi bagaimana solusi yang terbaik untuk mengatasi semua hal ini. Tapi hingga saat ini belum juga ada respon,” ujarnya.
Tidak sampai disitu, Manager PLN Tanjabbar tersebut menjelaskan secara detail kondisi aliran listrik yang sering terjadi pemadaman.
“Wilayah Desa Kuala Dasal sebagian sudah dibersihkan pohon yang mengganggu alur Listrik, tapi kalau untuk wilayah Desa Pematang Pauh. Kecamatan Tungkal Ulu, itu tiga Kilo Meter lagi yang belum, karena masyarakat Desa tersebut tidak mau pohon Kelapa Sawit milik nya ditumbang,” katanya.
(Arie)
