Telkomsel Ekosistem Digital Luncurkan Indico, Fokus Pada 3 Sektor

BITNews.id – Telkomsel melalui PT Telkomsel Ekosistem Digital resmi meluncurkan brand perusahaan dengan nama INDICO secara online pada Kamis (10/3). INDICO disiapkan untuk menjadi menjadi holding company bagi bisnis vertikal Telkomsel di sektor digital.

Nantinya, INDICO akan berfokus untuk pengembangan solusi dan layanan lintas sektor, khususnya pada inovasi teknologi yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengakselerasi gaya hidup digital.

Ada tiga sektor industri yang menjadi orientasi utama INDICO, yakni kesehatan (health-tech), pendidikan (edu-tech), dan gaming yang dinilai memiliki potensi besar untuk mendorong perekonomian digital nasional.

Baca Juga :  Yamaha NMAX yang Makin Buat Bangga Pengendaranya

“Sebagai perusahaan platform digital, INDICO hadir untuk menciptakan flywheel effect inovasi dalam mengembangkan solusi digital lintas sektor melalui pemanfaatan aset dan kapabilitas Telkomsel,” jelas Andi Kristianto, CEO INDICO dikuitp pada kumparan.

Nama INDICO sendiri dipilih sebagai nama untuk menciptakan ekosistem digital dengan mengedepankan semangat kolaborasi yang memberdayakan siapa saja. Pemberdayaan ini diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang untuk mempercepat kemajuan di berbagai aspek kehidupan.

Baca Juga :  Kolaborasi Tiga Provinsi Garap Tari Teater Bertajuk Atisha

Ke depannya, kehadiran INDICO diharapkan akan menjadi langkah awal perusahaan untuk terus melahirkan inovasi digital lainnya.

“Kami berharap, INDICO mampu menghadirkan solusi digital yang bermanfaat bagi masyarakat Indonesia sekaligus memperkuat pemberdayaan talenta lokal untuk berkontribusi secara positif di pasar regional hingga global,” kata Andi.

Sekarang, health-tech dan edu-tech menjadi dua sektor utama yang telah dikembangkan oleh INDICO, seiring dengan bergabungnya pengelolaan bisnis aplikasi Kuncie dan Fita.

Baca Juga :  Pebalap Muda Indonesia Raih Podium Tertinggi pada Race Pertama IATC di Mandalika

Perusahaan juga baru saja melakukan pengembangan di sektor gaming melalui pendirian Majamojo, sebuah perusahaan joint venture (JV) bersama PT Aplikasi Multimedia Anak Bangsa milik GoTo Group, dengan fokus bisnis sebagai game publisher. (kumparan)