Cuaca Ekstrem Mengakibatkan Jembatan Penghubung Rumah Warga Hancur

JAMBI, BITNews.id – Cuaca ekstrem membuat fasilitas pemukiman warga di Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Timur, Jambi hancur dihantam ombak pada Senin (14/11/2022).

Hujan deras disertai angin kencang khususnya di wilayah Kabupaten Tanjab Timur, membuat ombak menghantam jembatan kayu yang menghubungkan atara rumah warga satu dengan rumah lainnya.

Baca Juga :  Fadhil Arief: Salahsatu Penilaian Kinerja Pejabat Menindaklanjuti Keluhan Masyarakat

Informasi yang berhasil dihimpun, warga yang terdampak hancurnya fasilitas tersebut terpaksa menunggu bantuan dari pemerintah daerah agar bisa beraktivitas seperti biasa untuk menjalankan kegiatan sehari-hari.

Camat Mendahara, Amri Juhardy, saat dikonfirmasi membenarkan jembatan yang menghubungkan rumah ke rumah warga hancur dihantam ombak, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

“Untuk korban jiwa tidak, hanya saja akses jalan masyarakat terganggu,” ujarnya.

Baca Juga :  BKTM Pandan Lagan Sambangi Calon Kades untuk Ciptakan Situasi Kondusif Pilkades

Amri menyebutkan, jembatan yang hancur cukup parah dan sudah dicek langsung oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Tanjab Timur untuk bisa diperbaiki, dan direncanakan akan dibangun jalan beton supaya tahan ketika dihantam ombak.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan kami pemerintah mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, karena jalan yang hancur tepat dipinggir laut,” jelasnya senin, (14/11/2022).

Baca Juga :  Jelang Natal 2023, Unit Jibom Gegana Polda Jambi Laksanakan Sterilisasi Tempat Ibadah

Amri mengatakan, sejak beberapa pekan belakangan kondisi cuaca di pesisir Tanjab Timur khususnya di Kecamatan Mendahara kurang bersahabat seperti angin kencang, hujan deras serta gelombang besar dan tinggi.

“Demi tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, kita juga mengimbau agar para nelayan tetap selalu waspada karena cuaca buruk,” katanya. (Nst)