Gubernur Kepri Resmikan Rumah Singgah di Jakarta, Masyarakat Bisa Akses Kamar AC hingga Ambulan Gratis

KEPRI, BITNews.id – Rumah singgah milik Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) akhirnya diresmikan Gubernur Kepri, Ansar Ahmad, bersamaan dengan acar halal bihalal masyarakat Kepri se-Jakarta, Minggu (14/5/2023).

Raja Ahmad Engku Haji Tua menjadi nama Rumah Singgah Provinsi Kepri yang terletak di Jalan Bendungan Jatiluhur Il, nomor 21-22, Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat tersebut.

Lokasi rumah singgah ini relatif dekat dari Rumah Sakit Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita yang kerap dijadikan tempat rujukan bagi masyarakat Kepri.

Raja Ahmad Engku Haji Tua adalah putra bungsu Raja Haji Fisabilillah, ayah Raja Ali Haji. Di masa lalu, Raja Ahmad Engku Haji Tua membeli rumah di Mekah untuk menjadi rumah tumpangan bagi masyarakat Kepulauan Riau yang beribadah haji ke tanah suci.

Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, rumah singgah ini adalah hasil renovasi dari kantor Badan Penghubung Provinsi Kepri di Jakarta. Dirinya memandang keberadaan Kantor Badan Penghubung Provinsi Kepri yang lebih banyak melayani kegiatan pimpinan di Jakarta, semestinya dapat dimanfaatkan masyarakat Kepri yang sedang rujukan berobat ke Jakarta untuk mendapatkan tempat tinggal gratis.

Baca Juga :  Wagub Sani Lepas 66 JCH PT. Mumtaz Sabila Mabrur

“Di depan kita sudah dibangun Rumah singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua yang sebelumnya hanya dijadikan sebagai Kantor Badan Penghubung Kepri di Jakarta. Program rumah singgah ini, saya mengadopsi dari program pembangunan Rumah Singgah Kabupaten Bintan di Jakarta yang berdekatan dengan rumah sakit Cipto Jakarta ketika saya menjadi sebagai Bupati Bintan,” kata Ansar.

Semangat dan tujuan pembangunan itu pun kemudian dilanjutkan Ansar ketika menjadi Gubernur Kepri, dengan harapan Pemprov Kepri harus hadir dalam memberikan pelayanan terdepan pada bidang kesehatan kepada seluruh masyarakat Kepri. Khususnya yang mendapatkan rujukan berobat ke Jakarta, sehingga memberikan bantuan dan manfaat bagi pasien maupun keluarga yang berobat.

Baca Juga :  Bahaya Narkoba Sabu: Otak Rusak, Emosi Tak Stabil, Rumah Tangga Hancur

Rumah Singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua memiliki 9 kamar dengan 32 tempat tidur. Di setiap kamarnya tersedia fasilitas AC, kulkas mini, lemari, dan pemanas air. Selain itu, ada juga fasilitas dapur, klinik, dan ruang mencuci.

Gubernur Kepri menyebutkan tersedia juga fasilitas ambulans yang dapat digunakan untuk mengantar jemput pasien dari dan ke rumah sakit selama di rumah singgah.

“Dengan diresmikan rumah Singgah Raja Ahmad Engku Haji Tua Jakarta semoga memberikan manfaat terhadap masyarakat Kepri dan harus dimaksimalkan betul penggunaannya. Harus dideteksi masyarakat Kepri yang sakit kemudian mendapat rujukan ke Jakarta dan yang meninggal, sehingga dengan cepat bisa ditangani, sehingga bisa memudahkan dan mengurangi beban masyarakat Kepri,” ungkap Ansar.

Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kepri yang sudah mendukung dan membantu proses pembangunan rumah singgah tersebut, sehingga dapat diresmikan.

Baca Juga :  Staf Ahli Menteri LHK Nilai Jambi Layak Jadi Contoh Gerakan Tanam Pohon Nasional

Untuk masyarakat Kepri yang ingin mendapatkan fasilitas rumah singgah, Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau melalui Dinas Kesehatan telah menyiapkan standar operasional prosedur (SOP) yang harus diikuti masyarakat. Masyarakat dapat menghubungi admin rumah singgah di nomor 082125794559.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Ansar menerima penghargaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan atas capaian Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang mencapai Universal Health Coverage.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP-PKK Provinsi Kepri, Dewi Kumalasari Ansar, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri Rudi Margono, Anggota DPRD Provinsi Kepri Alex Guspeneldi, Raja Bahtiar, Taufik, dan Suigwan, Perwakilan Forkopimda, Ketua FKUB Provinsi Kepri Handarlin Umar, Wakil Ketua I KPKRJ Wan Yasir, anggota tim percepatan pembangunan, dan sejumlah kepala OPD Pemprov Kepri. (Spn/Adv)