Jonaidi Terus Dorong Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Bantuan Pertanian

BENGKULU,BITNews.id – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, saat ini memang sudah mulai melakukan penggodokan terhadap perubahan anggaran 2023.

Dalam APBD Perubahan 2023 mendatang, DPRD Provinsi Bengkulu sepertinya tetap akan mendukung program pembangunan Pemerintah, dengan terus menggenjot pembangunan infrastruktur dan pemberian bantuan produk pertanian.

Menurut Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi SP, bahwa sama seperti tahun-tahun sebelumnya, komitmen pihaknya akan tetap kepada percepatan pembangunan.

Baca Juga :  Mendagri RI Puji Keberhasilan Gubernur Al Haris Kendalikan Inflasi di Provinsi Jambi

Oleh karena itu, jika memang memungkinkan pada RAPBD Perubahan 2023, masih akan tetap fokus melanjutkan proses pembangunan yang direncanakan.

“Seperti tahun sebelumnya, kita tetap akan fokus kepada proses pembangunan infrastruktur, karena memang ini yang terus dibutuhkan masyarakat,” jelas Jonaidi. Sabtu (10/06/2023).

Lebih lanjut, Ketua Fraksi Partai Gerindra di DPRD Provinsi Bengkulu tersebut mengatakan, kalau memang nantinya anggaran tersedia maka dengan waktu sekitar 3 bulan pengerjaan, infrastruktur jalan dengan volume sedang masih bisa dikejar.

Baca Juga :  Fraksi PKS DPRD Provinsi Jambi Masuk Nominasi 5 Besar PKS Award 2023
Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Jonaidi, SP., MM (Dok. Pitra)

“Memang yang jadi target itu pembuatan drainase, gorong-gorong dan pengoralan jalan, jika memungkinkan itu akan tetap dilaksanakan,” jelasnya.

Terakhir, dirinya juga akan terus membantu kebutuhan para petani di Provinsi Bengkulu, sehingga beberapa kebutuhan para petani akan menjadi prioritas.

“Selain infrastruktur tentunya bantuan bagi para petani, ini akan terus jadi salah satu prioritas Provinsi Bengkulu,” tambahnya.

Baca Juga :  Wakapolda Jambi Terima Kunjungan Silaturahmi Perwakilan SKK Migas dan Petro China Sumbagsel

Hal ini bukan tanpa alasan, karena akhir-akhir ini banyak sekali keluhan dari para petani mengenai beberapa kelengkapan, serta harga pupuk yang terus melonjak naik.

“Kenaikan harga pupuk dan alat-alat alsintan yang selalu menjadi kebutuhan para petani,” pungkasnya. (Adv)