Dewan Provinsi Bengkulu Apresiasi Pembangunan Infrastruktur dan SDM di Pulau Enggano

BENGKULU, BITNews.id – Dewan Provinsi Bengkulu memberikan apresiasi atas kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu dalam pembangunan infrastruktur di Pulau Enggano. Zainal S, Sos, M.Si, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu, menyatakan penghargaannya terhadap upaya Pemprov Bengkulu dan kementerian terkait lainnya yang terus memprioritaskan pembangunan di Pulau Enggano, baik dalam hal infrastruktur maupun Sumber Daya Manusia (SDM).

Dalam sektor pembangunan infrastruktur, Pulau Enggano telah melaksanakan sejumlah proyek besar, termasuk Pembangunan Jalur Trans Enggano sepanjang 32 kilometer dengan 7 jembatan.

Selain itu, pelabuhan Malakoni dan Kahyapu juga telah direvitalisasi, dan perluasan Bandara Pulau Enggano sedang dalam persiapan. Lebih lanjut, dengan pembangunan Gardu PLN, Pulau Enggano sekarang memiliki pasokan listrik selama 24 jam sehari selama dua tahun terakhir, serta akses internet 4G yang telah tersedia.

Baca Juga :  SMKN 1 Kademangan Raih Juara I Cerdas Cermat Tingkat SMA/SMK se-Blitar, Tumbangkan Sekolah Favorit!

Dalam hal pengembangan SDM, Pemprov Bengkulu bekerja sama dengan Universitas Bengkulu (UNIB) dan Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk meningkatkan wawasan dan keterampilan masyarakat Enggano. Melalui program Kolaborasi KKN antara mahasiswa UNIB dan UGM, mereka berupaya memberikan pembelajaran dan pemberdayaan masyarakat Enggano. Zainal S, Sos, M.Si, anggota DPRD Provinsi Bengkulu, memberikan apresiasi terhadap upaya ini.

“Dewan Provinsi menambahkan bahwa percepatan pengembangan wawasan dan akselerasi skill masyarakat di Pulau Enggano dapat terwujud melalui program bernama KKN Kolaborasi Pembelajaran dan Pemberdayaan Masyarakat. Kami berharap hasil dari program ini akan ditampilkan dalam bentuk Festival Enggano, dengan kolaborasi antara mahasiswa KKN UGM dan UNIB ke Pulau Enggano,” ungkap Zainal saat dihubungi melalui pesan whatsapp. Rabu (12/07/2023).

Baca Juga :  Polemik Masyarakat dan PT. Pamor Ganda, Gubernur Bengkulu Minta Transparansi Penerima Plasma

Sementara itu, Hatma Suryatmojo, Kepala Pusat Inovasi dan Kajian Akademik (PIKA) UGM, menjelaskan bahwa program KKN menjadi bagian wajib dalam kurikulum UGM. Dalam kolaborasi dengan mahasiswa UNIB, program KKN akan berlangsung selama 50 hari ke depan.

“Kami sangat beruntung dapat berkolaborasi antara UGM dan UNIB. Pada periode ini, UGM mendorong program KKN kolaborasi di tiga daerah, yaitu Bengkulu, Gorontalo, dan Halmahera Utara. Hal ini juga merupakan salah satu desain kami untuk meningkatkan kolaborasi antar perguruan tinggi, terutama melibatkan partisipasi mahasiswa. Jumlah peserta yang terlibat adalah 30 mahasiswa dari UGM dan 66 mahasiswa dari UNIB. Selain Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Selatan juga menjadi lokasi KKN bagi mahasiswa UGM,” papar Hatma.

Baca Juga :  Usin Abdisyah Sembiring Hadiri Rakor Bapemperda se-Indonesia

Zainal S, Sos, M.Si, Anggota DPRD Provinsi Bengkulu yang juga merupakan anggota DPRD dapil Kepahiang, berharap agar pembangunan infrastruktur tidak hanya dilakukan di Pulau Enggano, tetapi juga diperluas ke daerah lain, seperti Kabupaten Kepahiang.

Dengan adanya upaya yang dilakukan dalam pembangunan infrastruktur dan pengembangan SDM, diharapkan Pulau Enggano dapat terus mengalami kemajuan dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat setempat. (Adv)