Dari Kajian Sejarah Hingga Perjuangan Politik, Wan Sui bersama PKB Perjuangkan Pesantren

BENGKULU, BITNews.id – Suimi Fales Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu dan Sekretaris Umum DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bengkulu, menceritakan bahwa, ia salah satu dari individu yang memperjuangkan keberlangsungan para santri dalam menuntut ilmu.

Pada era 90-an, ia dan teman-temannya di Yogyakarta mengkaji alasan mengapa laskar santri yang didirikan oleh pendiri Nahdlatul Ulama, Hasyim Asyari, tidak termasuk dalam dokumen resmi sejarah nasional.

Baca Juga :  Ketua SMSI Jambi Jadi Pemateri di FGD Pemkot Jambi

“Kami melakukan riset bersama arsip nasional dan menemukan bahwa fakta sejarah tersebut bukanlah sebuah mitos, tetapi benar-benar ada, bahwa laskar santri ikut serta dalam memperjuangkan kemerdekaan RI pada saat itu,” jelas Politisi yang akrab disapa Wab Sui ini saat dikonfirmasi pada Minggu (19/11/2023).

Setelah itu, PKB bergerak untuk membuat fakta tersebut diakui oleh negara. Melalui berbagai forum dan perjuangan politik di DPR, akhirnya Hari Santri disahkan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2019. Sejak itu, kebijakan khusus untuk mendukung para santri dan pesantren terus dilahirkan.

Baca Juga :  Rahma Tolak Politik Dinasti dalam Kepemimpinannya
Anggota Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu, Suimi Fales (Dok. Humas)

“Dari undang-undang pesantren hingga Perpres Dana Abadi pesantren akhirnya terwujud,” terang Suimi,
Ia mengatakan bahwa tanggal 22 Oktober menjadi tonggak sejarah, menandakan bahwa kelompok santri turut serta dalam perjuangan dan andil dalam kemerdekaan RI.

“Perjuangan para santri masih berlanjut, dan harus terus terlibat dalam perjuangan bangsa saat ini, tapi dengan karakter dan nilai-nilai yang dipegang teguh oleh para santri seperti kesederhanaan, keagamaan, dan pantang menyerah,” pungkasnya.

Baca Juga :  Al Haris Ikuti Rakor Bidang Politik dan Pemerintah Umum Persiapan Pemilu dan Pilkada 2024

Suimi Fales mengklaim bahwa beberapa kiyai memberikan dukungannya agar dirinya maju sebagai Anggota DPR RI. Menurutnya, ada alasan mengapa kiai-kiai tersebut memilih untuk mendukungnya untuk memperebutkan kursi DPR RI pada tahun 2024 mendatang.

“Para kiai di Bengkulu mendukung saya untuk maju sebagai Anggota DPR RI karena dinilai telah berjasa dalam memperjuangkan pesantren,” ujarnya. (Ptr/adv)