Bupati Romi Terima Bantuan dari Baznas Provinsi Jambi untuk Korban Kebakaran

BITNews.id – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjab Timur) menerima bantuan dari Baznas Provinsi Jambi dan sejumlah lembaga dalam musibah kebakaran di Mendahara Tengah yang menghabisi ratusan rumah warga. Selasa (29/6/21).

Bantuan yang di terima mulai dari uang tunai, makanan siap saji serta peralatan dapur yang di serahkan langsung oleh masing-masing perwakilan lembaga.

Bantuan dari sejumlah lembaga di Provinsi Jambi tersebut di terima Bupati Tanjab Timur H. Romi Hariyanto, SE secara simbolis di Kantor Bupati Tanjab Timut. Tidak hanya Bupati, Kepala Desa Mendahara Tengah Nurhidayah juga ikut menerima bantuan secara simbolis tersebut.

Baca Juga :  Cegah Judol di Lingkungan Polri, Ditpolairud Polda Jambi Lakukan Pemeriksaan Internal Personel

Usai menerima bantuan Bupati Tanjab Timur tak henti-hentinya mengucapkan ribuan terimakasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam membatu dalam musibah bencana kebakaran di wilayah Tanjab Timur. Bupati juga menjelaskan dalam beberapa bulan terakhir di Kabupaten Tanjab Timur terjadi beberapa musibah beruntun, dari mulai kebakaran rumah di beberapa kecamatan hingga angin puting beliung.

Baca Juga :  Pemprov Jambi Berikan Fasilitas City Tour kepada Kafilah

“Selaku pemerintah saya mengucapkan ribuan terimakasih, atas dukungan moril maupun materil serta sumbangsih buat masyarakat kami yang tertimpa musibah. Bantuan ini juga nantinya langsung akan kita bagi. Tidak hanya untuk Desa Mendahara Tengah saja,” jelas Bupati.

Sementara itu Kades Mendahara Tengah Nurhidayah mengatakan, updated data terbaru bantuan uang tunai dalam musibah di Mendahara Tengah telah mencapai 1,4 milyar. Uang tunai tersebut juga telah di salurkan ke masing-masing penerimaan.

Baca Juga :  Satlantas Polresta Jambi Bagikan BBM Gratis untuk Ojol di Hari Valentine

“Sudah kita salurkan untuk tahap satu dan dua. Insyaallah dalam waktu dekat kita lakukan penyaluran untuk tahap ketiga,”ujarnya.

Sedangkan untuk kondisi di lapangan saat ini para korban mengharapkan adanya material bangunan. Sehingga para korban dapat kembali mendirikan bangunan rumah mereka masing-masing.

“Yang di butuhkan ya material bangunan. Mereka ingin cepat-cepat bisa mendirikan rumah lagi,”tandas Kades.(arf)