Wujud Kemanunggalan TNI-Rakyat, Babinsa Bumi Agung Kedurang bersama Warga Gotong-royong Membangun Masjid

BENGKULU SELATAN, BITNews.id – Sebagai upaya mempererat budaya gotong-royongan masyarakat dengan TNI AD, anggota Koramil 05/Manna Kodim 0408/BS Serka Ruswandi beserta 3 rekan Babinsa lainnya (Serka Wage, Serda Junaidi dan Serka Yuliansyah) bersama dengan warga melakukan kerja gotong royong pembangunan Masjid An Nur Desa Bumi Agung, Kec. Kedurang Kab. Bengkulu Selatan, Kamis (10/7/24).

Serka Ruswandi anggota Babinsa Koramil 408-05/Mana Kodim 0408/BS menerangkan, dalam kegiatan tersebut aparat Babinsa bersama warga masyarakat setempat saling bahu membahu dalam membangun pondasi awal perehaban Masjid An Nur yang menjadi kebanggaan warga Desa Bumi Agung.

Baca Juga :  Pimpinan dan Anggota DPRD Ikuti Laga Eksebisi Turnamen Persiman

Selain budaya gotong royong yang tetap terjaga, lanjutnya, kemanunggalan TNI dan Rakyat pun juga akan semakin kokoh dan kuat dengan hadirnya Babinsa menyatu di tengah-tengah warga dalam kegiatan tersebut.

“Melalui kegiatan gotong royong ini akan terjalin kerjasama yang baik antara TNI dengan masyarakat. Sehingga, akan tercipta kemanunggalan TNI dengan Rakyat yang semakin kuat,” kata Serka Ruswandi.

Baca Juga :  Semarak HUT Bhayangkara Ke 76, Bupati Tanjab Timur Ikuti Gowes Bersama Komunitas

“ini adalah wujud nyata pengabdian TNI AD dan bentuk kepedulian kami selaku Babinsa yang selalu terjun bersama-sama warga dalam setiap kegiatan di wilayah binaan kami,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Desa Bumi Agung Bpk Jeran sangat mengapresiasi peran Babinsa dan atas kesadaran warga dengan sukarela dalam melakukan gotong royong.

“Saya sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa atas pengabdian dan kerja kerasnya bersama warga kami memperbaiki Masjid An Nur ini,”

Baca Juga :  Kapolda Jambi Tandatangani Perjanjian Kerjasama dengan SKK Migas

“Kehadiran Bapak Babinsa ditengah-tengah warga menjadi motivasi dan membangkitkan kembali kesadaran warga akan pentingnya hidup bergotong royong, yang sudah mulai luntur, apalagi ini adalah kegiatan yang sangat mulia karena membangun rumah ibadah,” pungkasnya. (Red)