JAMBI,BITNews.id – Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 bersama SKK Migas memberikan penghargaan kepada Polda Jambi atas dukungan dan keberhasilan pengamanan operasi hulu migas, termasuk penggagalan 12 kasus illegal tapping dan illegal drilling sepanjang 2025 (hingga November). Penghargaan diserahkan pada Senin (10/11/2026).
General Manager PHR Zona 1, Hari Widodo, menyerahkan penghargaan kepada Wakapolda Jambi, Brigjen Pol. Mirza Mustaqim, sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif Polda Jambi dalam mengamankan aset dan jalur pipa migas di wilayah operasi PEP Jambi dan PHE Jambi Merang.
Upaya peningkatan produksi migas nasional yang ditargetkan mencapai satu juta barel per hari pada 2030 dinilai terganggu oleh praktik kriminal seperti pencurian minyak melalui jalur pipa (illegal tapping) dan pengeboran ilegal.
Menurutnya, kolaborasi intensif dengan aparat penegak hukum menjadi kunci untuk menjaga setiap barel minyak bagi ketahanan energi nasional.
Sepanjang 2025, hingga November, tercatat 12 kejadian penggagalan illegal tapping dan illegal drilling di wilayah kerja Zona 1, terdiri atas 11 kasus di jalur pipa PEP Jambi dan satu kasus di jalur pipa PHE Jambi Merang. Perbandingan data menunjukkan peningkatan dari 2024, yang mencatat empat kasus penggagalan pada jalur pipa PEP Jambi (Tempino–Plaju). Kasus serupa juga terjadi pada 2023.
Melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara SKK Migas dan Polda Jambi, pengamanan aset dan jalur pipa di wilayah PEP Jambi dan PHE Jambi Merang dijalankan secara terkoordinasi. Menurut PHR Zona 1, patroli, pengamanan aset, dan penegakan hukum di lapangan dilaksanakan secara intensif bersama tim keamanan dan masyarakat setempat.
“Kegiatan pengamanan di lapangan yang meliputi pengamanan aset, patroli, dan penegakan hukum telah berjalan lebih optimal. Kami sangat mengapresiasi peran aktif Polda Jambi yang konsisten dalam meningkatkan efektivitas pengamanan, dan berharap kerja sama ini terus terjaga menghadapi tantangan yang semakin kompleks,” kata Hari Widodo.
Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim menyatakan terima kasih atas penghargaan dan menegaskan bahwa pengamanan objek vital nasional merupakan tanggung jawab kepolisian yang dijalankan bersama tim keamanan dan masyarakat.
“Kami berterima kasih atas apresiasi yang diberikan. Keamanan objek vital nasional merupakan tanggung jawab yang kami jalankan bersama dukungan Tim Security Zona 1 dan masyarakat sekitar,” ujarnya.
Selain penghargaan kepada Polda Jambi, PHR Zona 1 juga memberikan penghargaan kepada 39 personel dari berbagai fungsi Polda Jambi termasuk Biro Operasi, Direktorat Pamobvit, Direktorat Reserse Kriminal Umum, dan Polsek Sungai Gelam atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan sektor migas di jalur pipa PEP Jambi dan PHE Jambi Merang.
PHR Zona 1 dan SKK Migas menyatakan rencana melanjutkan kegiatan serupa ke provinsi lain di wilayah kerja sebagai bagian dari upaya memperkuat kerja sama penegakan hukum, mengamankan operasi hulu migas, mendukung pencapaian target produksi nasional, dan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat serta daerah. (*)
