• DISCLAIMER
  • KODE ETIK
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • KARIR
  • MEDIA PARTNER
Bitnews
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Sport
    • Teknologi
  • BINTAN
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Opini
    • Kabar TNI-Polri
    • Advertorial
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Sport
    • Teknologi
  • BINTAN
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Opini
    • Kabar TNI-Polri
    • Advertorial
No Result
View All Result
Bitnews

DPRD Jambi Tegaskan Tidak Ada Petani yang Boleh Jadi Korban Penataan Kawasan Hutan

Bitnews.id by Bitnews.id
24 September 2025
in Advertorial, Daerah, Politik
DPRD Jambi Tegaskan Tidak Ada Petani yang Boleh Jadi Korban Penataan Kawasan Hutan
Share on FacebookShare on Twitter

JAMBI,BITNews.id – DPRD Provinsi Jambi menegaskan komitmennya dalam melindungi petani yang terdampak persoalan lahan dan kebijakan penataan kawasan hutan. Pernyataan ini disampaikan Ketua DPRD Provinsi Jambi, Muhammad Hafiz, saat menanggapi aksi Gerakan Rakyat untuk Reforma Agraria (GRRA) di Gedung DPRD Provinsi Jambi, Rabu (24/9/25).

Hafiz menekankan bahwa dalam setiap kebijakan penutupan atau penataan kawasan hutan, masyarakat tidak boleh menjadi korban. Ia menegaskan bahwa kebijakan harus diarahkan pada penyelesaian konflik yang terkait dengan kawasan konsesi atau lahan perusahaan, bukan pada lahan garapan masyarakat kecil.

Baca Juga:

Kapolda Terima Penempatan Enam Lulusan Akpol di Polda Jambi

Diskominfo Klarifikasi Polemik Anggaran Media 2026: Usulan Rp3,6 Miliar Sudah Melalui Pembahasan Komisi I

Denpom II/2 Jambi Pastikan Konvoi Sermat Penanggulangan Bencana Sumatera Melaju Aman

Wakapolda Hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Provinsi Jambi dan Pembukaan Mukerda 2026

“Dalam penutupan kawasan hutan ini tidak boleh ada masyarakat yang menjadi korban. Kebijakan harus diarahkan pada lahan perusahaan, bukan rakyat kecil. DPRD berkomitmen melindungi hak-hak petani dan menindaklanjuti aspirasi secara kolektif,” ujar Hafiz.

Untuk menindaklanjuti aspirasi petani, DPRD Provinsi Jambi berencana memperkuat mekanisme Rapat Dengar Pendapat (RDP) dan mendorong pembahasan lintas lembaga, termasuk dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Hafiz juga menyampaikan rencana pembentukan tim khusus yang melibatkan Komisi II DPRD Provinsi Jambi.

Tim tersebut akan bertugas mengurai persoalan agraria, memanggil instansi terkait, serta merumuskan solusi jangka panjang atas konflik lahan yang masih terjadi di sejumlah wilayah di Jambi.

“Kami akan membuka ruang transparansi. Tidak boleh ada kebijakan yang merugikan rakyat. Semua pihak harus duduk bersama mencari solusi permanen,” tegasnya.

Tuntutan Massa GRRA

Koordinator lapangan GRRA, Pran Dodi, menyatakan bahwa aksi yang digelar merupakan bentuk konsolidasi rakyat untuk mendorong percepatan reforma agraria. Massa aksi berasal dari sejumlah desa seperti Lubuk Madrasah, Muaro Kilis, Lubuk Madrasah Ulu, Bukit Bakar, serta perwakilan petani dari Tanjung Jabung Timur dan Tanjung Jabung Barat.

Dalam aksinya, mereka menyampaikan beberapa tuntutan, antara lain:

– Mendesak DPRD, Dinas Kehutanan, dan BPN mendorong pelepasan kawasan hutan untuk ditetapkan sebagai objek reforma agraria.

– Meminta tanah yang digarap petani dan tergabung dalam gerakan reforma agraria tidak diganggu atau diklaim pihak lain.

– Mendesak DPRD menyurati pemerintah pusat dan DPR RI agar segera membentuk Badan Pelaksana Reforma Agraria.

– Mendesak pengesahan RUU Masyarakat Adat.

– Meminta aparat penegak hukum tidak melakukan kriminalisasi terhadap petani yang terlibat konflik lahan dan menindak mafia tanah di Jambi.

– Meminta DPRD menindaklanjuti aspirasi Aliansi Petani Jambi (APJ) melalui RDP, kunjungan lapangan, serta konsultasi ke DPR RI, KLHK, Kementerian ATR/BPN, dan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH).

Aksi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komunikasi antara petani dan DPRD, sekaligus mendorong penyelesaian konflik agraria yang telah berlangsung bertahun-tahun. (Adv)

 

 

Next Post
Ketua DPRD Jambi Dorong Pembentukan Satgas Tangani Pelansir BBM Nakal

Ketua DPRD Jambi Dorong Pembentukan Satgas Tangani Pelansir BBM Nakal

Discussion about this post

No Result
View All Result

Berita Terhangat

  • Analisis Unsur dan Struktur dalam Pertunjukan Tari Kecak Bali

    Analisis Unsur dan Struktur dalam Pertunjukan Tari Kecak Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Romi Hariyanto Menjadi Bupati Pertama di Indonesia yang Terima Ramsar’s Award

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Musik pada Official Music Video Lyodra – Pesan Terakhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Eksekutor Geng Motor di Hadiahi Timah Panas, Pelaku Mengaku Delapan Kali Beraksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PT Sungai Bahar Fasifik Utama Dilaporkan Ke Polda Jambi Oleh LSM Temperak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. DIGITAL MEDIA INFORMATIF

JL.AR. Saleh RT.37 Kelurahan Paal Merah, Kecamatan Paal Merah Kota Jambi
Phone / Wa : 0811-7876-7272
email: redaksibitnewsid@gmail.com

PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | KODE ETIK | TENTANG KAMI | HAK JAWAB & KOREKSI BERITA | KARIR | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN | MEDIA PARTNER

Copyright© 2025 BITNews.id – Inspirasi Era Digital

Developed by – OMG

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Politik
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Hukrim
  • Diksosbud
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Sport
    • Teknologi
  • BINTAN
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Opini
    • Kabar TNI-Polri
    • Advertorial

© 2025BITNews.id -Developed by: Websiteku.