JAMBI,BITNews.id – PT Hutama Karya (Persero) mencatat peningkatan signifikan volume kendaraan selama arus balik Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) di sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS). Hingga 28 Desember 2025, total trafik harian pada ruas tol yang telah beroperasi mencapai 153.343 kendaraan, atau meningkat 50,71 persen dibandingkan kondisi normal.
Peningkatan trafik tersebut terjadi pada sejumlah koridor utama penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan. Hutama Karya menyatakan pemantauan dilakukan secara intensif untuk memastikan kelancaran, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan selama fase arus balik Nataru.
Berdasarkan data pemantauan pada 28 Desember 2025, sejumlah ruas Jalan Tol Trans Sumatera mencatat peningkatan signifikan volume kendaraan selama arus balik Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka) dilintasi sebanyak 18.409 kendaraan, atau meningkat 29,23 persen dibandingkan kondisi normal. Sementara itu, Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih (Palindra dan Indraprabu) mencatat trafik 20.526 kendaraan, naik 35,91 persen dari hari biasa.
Peningkatan lebih tinggi tercatat di Tol Betung–Tempino–Jambi (Bayung Lencir–Tempino) dengan volume 8.486 kendaraan, atau meningkat 62,16 persen. Di wilayah Bengkulu, Tol Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba) dilalui 3.008 kendaraan, naik 33,45 persen dibandingkan trafik normal. Adapun Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) mencatat 20.112 kendaraan, atau meningkat 28,91 persen, sedangkan Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar dilintasi 9.976 kendaraan, naik 46,08 persen.
Lonjakan trafik juga terjadi di Sumatera Utara. Tol Indrapura–Kisaran mencatat 14.593 kendaraan, meningkat 53,13 persen, sementara Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kuala Tanjung–Sinaksak) yang dikelola PT Hutama Marga Waskita menjadi salah satu ruas dengan peningkatan tertinggi, yakni 37.807 kendaraan atau melonjak 96,74 persen dari kondisi normal. Tol Binjai–Pangkalan Brandan turut mengalami kenaikan dengan volume 12.666 kendaraan, naik 31,70 persen.
Di Aceh, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) dilintasi 7.760 kendaraan, meningkat 88,35 persen selama periode arus balik. Berbeda dengan ruas lainnya, Tol Padang–Sicincin justru mencatat penurunan trafik menjadi 2.070 kendaraan, atau turun 47,06 persen, akibat terputusnya konektivitas dari arah Padang menuju Bukittinggi.
Hutama Karya berkomitmen untuk terus menjaga kelancaran dan keselamatan lalu lintas di seluruh ruas JTTS melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan pihak terkait.
Perusahaan juga mengimbau pengguna jalan untuk memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan. Pengguna jalan diingatkan untuk beristirahat di rest area terdekat apabila merasa lelah atau mengantuk, serta memastikan saldo uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol.
Informasi terkini terkait kondisi lalu lintas dan layanan jalan tol selama periode Nataru dapat diakses melalui akun resmi media sosial @hutamakaryatollroad maupun aplikasi HK Toll Apps yang tersedia di platform Android dan iOS. (*)
