Dukung Swasembada Pangan 2026, Pemkab Muaro Jambi Hadiri Panen Raya Jagung

MUARO JAMBI, BITNews.id – Wakil Bupati Muaro Jambi Junaidi H. Mahir menghadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I di lahan kebun jagung binaan Polres Muaro Jambi, Desa Tunas Mudo, Kecamatan Sakernan, Rabu (8/1/2026). Kegiatan tersebut terhubung secara virtual dengan Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo dalam rangka mendukung program Swasembada Pangan Nasional 2026.

Panen raya di Desa Tunas Mudo dipimpin Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim bersama Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani. Turut hadir Kapolres Muaro Jambi AKBP Heri Supriawan serta sejumlah pejabat daerah dan unsur terkait.

Baca Juga :  Paripurna HUT Kota Sungaipenuh ke-14, Fajran: Kita Berharap ke Depan Lebih Maju Lagi

Junaidi menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan panen raya tersebut. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi mendukung program ketahanan dan swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat.

“Pemerintah Daerah Muaro Jambi mendukung program swasembada pangan. Melalui sinergi dengan Polri, TNI, dan seluruh elemen masyarakat, kami ingin memastikan ketahanan pangan terjaga dan memberikan manfaat bagi petani serta masyarakat,” ujar Junaidi.

Baca Juga :  Sekda Tanjab Barat Hadiri Pelatihan Potensi SAR Basarnas Jambi

Sementara itu, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor pertanian.

“Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan, tetapi juga mendampingi masyarakat dalam program strategis seperti ketahanan pangan. Kami berharap kegiatan ini memberi dampak berkelanjutan bagi kesejahteraan petani di Muaro Jambi,” kata Mustaqim.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRD Bengkulu: Pemahaman Agama dan Kearifan Lokal Perlu Ditingkatkan di Tengah Masyarakat Selama Bulan Suci Ramadhan

Panen dilakukan secara simbolis di lahan seluas sekitar 26,3 hektare dengan estimasi hasil mencapai 50 ton jagung. Program ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan daerah sekaligus mendukung target swasembada pangan nasional pada 2026. (Adv)