Apel Serpas Ketupat 2026, Polresta Jambi Dirikan 8 Pos Pengamanan Lebaran

JAMBI, BITNews.id – Polresta Jambi menggelar Apel Pergeseran Pasukan (Serpas) Operasi Ketupat Siginjai 2026 di Lapangan Hijau Mapolresta Jambi, Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan pengamanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah serta arus mudik dan arus balik Lebaran di wilayah Kota Jambi.

Apel dipimpin langsung Kapolresta Jambi Kombes Pol Boy Sutan Binanga Siregar dan dihadiri Wakapolresta Jambi AKBP Nurhadiansyah, Pelaksana Harian Sekda Kota Jambi, perwakilan Kodim 0415/Jambi, Denpom II/2 Jambi, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkartan, Senkom, pejabat utama Polresta Jambi, para kapolsek jajaran, serta personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Siginjai 2026.

Dalam amanatnya, Kapolresta Jambi menyampaikan bahwa Operasi Ketupat 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Wabup Asahan Lepas Peserta Trail Advanture

“Apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana dan prasarana, sekaligus wujud sinergi lintas sektor agar pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Boy Sutan Binanga Siregar.

Untuk pengamanan di wilayah Kota Jambi, Polresta Jambi melibatkan sebanyak 227 personel yang tergabung dalam Operasi Ketupat Siginjai 2026. Personel tersebut ditempatkan di delapan pos pengamanan yang terdiri dari tiga pos pengamanan, empat pos pelayanan, dan satu pos terpadu.

Tiga pos pengamanan berada di Paal XI (Batas Kota), Air Duri I, dan Aur Duri II. Sementara empat pos pelayanan berada di Kampung Radja, WTC, Tugu Keris, dan Simpang Mayang (JBC). Adapun pos terpadu ditempatkan di Bandara Sultan Thaha Jambi.

Baca Juga :  Masnah Resmi Membuka Kegiatan PKPNU

Kapolresta juga menyampaikan bahwa pengamanan Lebaran dilakukan berdasarkan hasil rapat koordinasi lintas sektoral serta keputusan bersama terkait pengaturan lalu lintas selama arus mudik dan arus balik.

Berdasarkan hasil koordinasi tersebut, puncak arus mudik diprediksi terjadi pada 14–15 Maret 2026 dan 18–19 Maret 2026, sedangkan puncak arus balik diperkirakan pada 24–25 Maret 2026 serta 28–29 Maret 2026.

Selain itu, Polresta Jambi akan mengoptimalkan layanan call center 110 untuk memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat.

Baca Juga :  BPS Jambi Sosialiasikan Sensus Pertanian 2023 dan Indikator Statistik

“Kami mengoptimalkan layanan Kepolisian 110 agar masyarakat dapat dengan mudah melaporkan kejadian dan memperoleh bantuan, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan,” kata Kapolresta.

Kapolresta Jambi juga mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat selama perayaan Idul Fitri.

“Jadikan setiap penugasan sebagai kehormatan dan pelayanan kepada masyarakat sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Operasi Ketupat Siginjai 2026 difokuskan pada pengamanan arus lalu lintas, tempat ibadah, pusat keramaian, serta objek vital guna memastikan perayaan Idul Fitri di Kota Jambi berlangsung aman dan kondusif. (Red)