BITNews.id – PT Hutama Karya (Persero) mencatat lonjakan signifikan trafik kendaraan di Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) pada 18 Maret 2026. Total kendaraan yang melintas mencapai 188.975 unit atau meningkat 109,65 persen dibandingkan kondisi normal.
Peningkatan trafik terjadi di sejumlah ruas utama, terutama pada jalur penghubung antarkota dan akses menuju kawasan perkotaan. Kondisi ini menunjukkan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Data Hutama Karya mencatat Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih dilalui 26.887 kendaraan atau meningkat 106,93 persen dibandingkan trafik normal. Sementara Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung mencatat 24.352 kendaraan atau naik 88 persen.
Di wilayah Jambi, Tol Betung–Tempino–Jambi dilintasi 10.443 kendaraan atau meningkat 32,90 persen. Sedangkan Tol Pekanbaru–Dumai mencatat 24.663 kendaraan atau naik 76,09 persen.
Lonjakan tertinggi terjadi di Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 yang mencatat 9.797 kendaraan atau meningkat 239,11 persen. Selain itu, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mengalami peningkatan 235,33 persen dengan volume 14.986 kendaraan.
Ruas tol lainnya seperti Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat mencatat 38.652 kendaraan atau meningkat 154,59 persen, serta Tol Indrapura–Kisaran sebanyak 18.270 kendaraan atau naik 114,08 persen.
Untuk ruas tol fungsional, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 mencatat 5.687 kendaraan, sementara Tol Palembang–Betung mencatat 5.988 kendaraan.
Hutama Karya mengimbau pengguna jalan untuk merencanakan perjalanan dengan baik dan tetap mematuhi aturan lalu lintas.
“Pengguna jalan diharapkan mematuhi rambu lalu lintas, menjaga jarak aman, serta memastikan kondisi kendaraan dan pengemudi dalam keadaan prima,” demikian imbauan Hutama Karya.
Selain itu, pengendara juga diminta beristirahat di rest area apabila merasa lelah guna menjaga keselamatan selama perjalanan mudik.
Hutama Karya menegaskan komitmennya dalam menjaga kelancaran dan keselamatan arus mudik melalui kesiapan petugas, sarana pendukung, serta koordinasi dengan berbagai pihak terkait. (*)
