Kemenhub Perkuat Implementasi Zero ODOL 2027 dengan Penanganan dari Hulu ke Hilir

JAKARTA, BITNews.id – Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat memperkuat implementasi kebijakan menuju Zero Over Dimension Over Load (ODOL) pada 2027 dengan pendekatan menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, mengatakan penanganan kendaraan lebih dimensi dan lebih muatan tidak dapat dilakukan secara parsial karena berkaitan dengan keselamatan dan ekosistem logistik.

“Permasalahan over dimension over load tidak hanya pelanggaran lalu lintas, tetapi juga persoalan keselamatan. Penanganannya harus dari hulu ke hilir karena melibatkan ekosistem angkutan logistik,” ujar Aan di Jakarta, Selasa (7/4/2026).

Baca Juga :  Pelindo Kembali Masuk Fortune 500 Southeast Asia

Menurut Aan, pemerintah telah menyusun peta jalan (roadmap) sebagai dasar penanganan menyeluruh, mencakup aspek pengawasan, penegakan hukum, hingga perbaikan kesejahteraan pengemudi.

Ia menjelaskan, sejumlah langkah tengah diproses bersama para pemangku kepentingan, termasuk penyempurnaan regulasi di DPR serta penyusunan skema insentif dan disinsentif bagi pelaku usaha.

“Regulasi sedang disesuaikan dengan kebutuhan ekosistem logistik. Pemerintah juga akan memberikan insentif bagi yang patuh dan disinsentif bagi yang melanggar,” katanya.

Baca Juga :  Nenek 83 Tahun Berkompetisi di Pasanggiri Angklung AHM

Di sisi pengawasan, Aan menegaskan perlunya keterlibatan pemerintah sejak awal proses distribusi, mulai dari titik pemuatan barang hingga pengawasan di jalan.

“Pengawasan harus dimulai dari hulu, seperti di lokasi pemuatan barang, kemudian diperkuat dengan deteksi digital di jalan, integrasi data, hingga penegakan hukum yang konsisten,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendekatan ini bertujuan memastikan tanggung jawab tidak hanya dibebankan kepada pengemudi, tetapi juga kepada operator angkutan dan pemilik barang.

Baca Juga :  Pembina Samsat Nasional Berkomitmen Revitalisasi Pelayanan Samsat

“Dengan sistem yang dibangun, seluruh pihak dalam rantai distribusi logistik akan dimintai pertanggungjawaban,” kata Aan.

Aan optimistis target Zero ODOL pada 2027 dapat tercapai melalui kolaborasi lintas kementerian, lembaga, pelaku usaha, dan masyarakat.

“Komitmen semua pihak menjadi kunci untuk merealisasikan Zero ODOL 2027,” pungkasnya. (*)