JAMBI,BITNews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi menargetkan cabang olahraga karate mampu meloloskan banyak atlet ke Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di NTB–NTT.
Target tersebut diharapkan mulai terbentuk melalui ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate di Bandung, Jawa Barat, pada 9–12 Mei 2026.
Wakil Ketua Umum KONI Provinsi Jambi, AS Budianto, menyatakan dukungan penuh terhadap keberangkatan tim Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Jambi.
Ia menilai Kejurnas menjadi momentum penting untuk mengukur hasil pembinaan sekaligus persiapan menuju babak prakualifikasi PON 2027.
“Kami minta atlet tampil maksimal, menjunjung sportivitas, serta menjaga nama baik Jambi. Ajang Kejurnas ini juga menjadi bagian dari proses seleksi menuju PON 2028,” kata Budianto.
Ia menambahkan, KONI menargetkan atlet yang mampu menembus peringkat empat besar nasional dapat dipersiapkan untuk berlaga di PON mendatang.
Pengurus Provinsi FORKI Jambi mengirimkan 17 karateka untuk berlaga di GOR Citra Arena, Kota Bandung. Rombongan terdiri dari 11 atlet putra dan enam atlet putri, didampingi empat pelatih dan ofisial.
Ketua Umum Pengprov FORKI Jambi, Abun Yani, mengatakan keikutsertaan dalam Kejurnas ini menjadi bagian dari persiapan menuju prakualifikasi PON tahun depan. Seluruh atlet yang diberangkatkan merupakan hasil seleksi dari Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Jambi yang digelar pada Maret 2026 di GOR Kota Baru, Kota Jambi.
“Tim ini merupakan hasil seleksi ketat. Sebelum berangkat, para atlet telah menjalani pemusatan latihan selama satu bulan di Kota Jambi,” ujar Abun Yani.
Ia menargetkan tim karate Jambi mampu meraih medali serta menembus lima besar nasional dalam kejuaraan tersebut.
Pada Kejurnas kali ini, atlet Jambi akan turun di nomor kata dan kumite, mulai dari kategori junior hingga senior, baik perorangan putra maupun putri. Salah satu atlet andalan Jambi adalah Novisa Irni Salim, peraih medali perak pada PON Bela Diri 2025 di Kudus, Jawa Tengah.
“Persiapan sudah mencapai sekitar 90 persen. Atlet dalam kondisi siap bertanding dan telah menjalani uji coba untuk mengukur kemampuan. Kami optimistis bisa bersaing dengan daerah kuat seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Timur,” kata Abun Yani. (*)
