Kapolda Jambi Pimpin Apel KRYD, 315 Personel Gabungan Disiagakan

JAMBI,BITNews.id – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar memimpin Apel Peningkatan Kewaspadaan dan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) bersama personel gabungan Polda Jambi, Polresta Jambi, dan Brimob, Sabtu malam (9/5/2026).

Apel yang digelar untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) pada malam akhir pekan itu diikuti sebanyak 315 personel gabungan. Personel diterjunkan untuk melakukan patroli dan pengamanan di sejumlah titik rawan di Kota Jambi dan sekitarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar beserta para pejabat utama Polda Jambi.

Dalam arahannya, Kapolda Jambi menegaskan bahwa kehadiran pimpinan di tengah anggota merupakan bagian dari tanggung jawab dan kebersamaan dalam menjalankan tugas.

Baca Juga :  Minyak Goreng di Sungai Gelam Capai Harga Rp16 Ribu Perliter

“Pada malam hari ini saya sengaja hadir bersama-sama dengan kalian sebagai bentuk bahwa seorang pimpinan harus ada di depan, di tengah, dan di belakang anggotanya. Itu prinsip kepemimpinan yang harus kita pegang bersama,” ujar Irjen Pol. Krisno H. Siregar.

Kapolda menjelaskan, KRYD dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya aktivitas masyarakat pada malam akhir pekan yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas, seperti balap liar, penggunaan senjata tajam, dan tindak kriminal jalanan.

Ia juga mengingatkan bahwa tugas kepolisian tidak mengenal hari libur karena aparat harus tetap hadir menjaga keamanan masyarakat.

Baca Juga :  Panglima TNI dan Kapolri Dengarkan Keluhan Warga Bangkalan

“Kita adalah polisi. Ketika masyarakat libur, kita tetap bertugas. Pengabdian ini berlangsung sampai masa purna tugas nanti. Karena itu saya minta seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Kapolda Jambi meminta personel lebih bijak menggunakan istilah terhadap kelompok remaja yang terlibat aksi balap liar.

“Saya pribadi lebih memilih menggunakan istilah balap liar dibanding menyebut geng motor. Jangan sampai cara kita menyebut justru membuat mereka terlihat besar dan menyeramkan,” ujarnya.

Menurut Kapolda, indikator keamanan suatu daerah dapat dilihat dari kondisi pada jam-jam rawan, terutama saat malam akhir pekan hingga dini hari.

Baca Juga :  Kasad Terima Laporan Kenaikan Pangkat 18 Pati TNI AD

“Keamanan tidak datang dengan sendirinya, tetapi diusahakan melalui kerja keras, kehadiran personel di lapangan, serta sinergi seluruh pihak,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolresta Jambi Kombes Pol. Boy Sutan Binanga Siregar menyatakan patroli gabungan akan difokuskan pada titik-titik rawan gangguan kamtibmas dan lokasi yang kerap dijadikan arena balap liar.

“Kami bersama seluruh personel akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memastikan situasi Kota Jambi tetap aman dan kondusif,” kata Boy.

Apel peningkatan kewaspadaan tersebut menjadi bagian dari upaya Polri dalam menjaga stabilitas keamanan dan memberikan rasa aman kepada masyarakat selama aktivitas malam akhir pekan berlangsung. (*)