PBSI Bengkulu Wajibkan Atlet Bulutangkis Miliki ID Resmi

BENGKULU, BITNews.id – Pengurus Provinsi Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Bengkulu mulai mewajibkan seluruh atlet bulutangkis memiliki ID resmi pemain sebagai syarat mengikuti kejuaraan nasional.

Kebijakan tersebut disosialisasikan dalam Turnamen PB Sanak Galo 2026 yang berlangsung di GOR Bulutangkis RDH, Kota Bengkulu, Kamis (14/5/2026).

Kepala Bidang Keabsahan Pengprov PBSI Bengkulu, Rustiyono, mengatakan ID pemain kini menjadi persyaratan utama dalam seluruh turnamen resmi PBSI di tingkat nasional.

Baca Juga :  Dirut Bank Jambi Dukung Pemerintah Kembangkan Wisata

“Sekarang atlet sudah wajib memiliki ID resmi. Tanpa itu, mereka akan kesulitan mengikuti event nasional,” ujar Rustiyono.

Menurut dia, PBSI Bengkulu terus mendorong atlet, pelatih, dan klub segera mengurus legalitas pemain agar tidak terkendala administrasi saat mengikuti kompetisi.

Rustiyono menjelaskan, sistem pertandingan nasional saat ini telah terintegrasi secara digital sehingga seluruh data atlet harus tercatat melalui ID pemain resmi.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Hadiri Acara Lepas Pamit Danrem 042/Gapu

“Sekarang tidak ada lagi membawa ijazah, rapor, atau kartu keluarga saat turnamen. Semua sudah menggunakan ID pemain,” katanya.

Selain menjadi syarat administrasi, ID pemain juga akan terhubung dengan sistem poin atlet nasional untuk memantau perkembangan prestasi secara lebih terukur dan transparan.

PBSI Bengkulu, lanjut Rustiyono, juga menyiapkan bonus apresiasi bagi atlet yang berhasil memperoleh persetujuan ID nasional.

Ia menilai proses pembuatan ID pemain sebenarnya cukup mudah dan cepat. Namun, kendala masih ditemukan di sejumlah daerah yang memiliki akses internet terbatas.

Baca Juga :  Kinerja Kacabjari Nipah Panjang Mendapat Apresiasi 

“Banyak atlet dari wilayah pedesaan mengalami kendala saat mengunggah dokumen pendaftaran,” ujarnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, PBSI Bengkulu membuka layanan pendampingan bagi atlet maupun klub yang membutuhkan bantuan dalam proses pendaftaran.

Pengprov PBSI Bengkulu berharap seluruh klub segera mendaftarkan atletnya agar tidak tertinggal dalam sistem pembinaan dan pendataan atlet nasional. (Ptr)