Al Haris Usulkan Kolonel Abundjani Sebagai Pahlawan Nasional

JAMBI, BITNews.id – Pemerintah Jambi akan mengusulkan tokoh Abundjani sebagai tokoh pahlawan nasional. Tahun ini, Pemprov Jambi tengah menyusun dokumen pemimpin tertinggi militer Jambi Abundjani yang merupakan pimpinan militer yang berpengaruh pada masa revolusi Jambi dulu.

Al Haris menyebutkan, pengusulan pejuang Abundjani layak untuk menjadi tokoh nasional karena atas perjuangannya demi kemerdekaan Indonesia khususnya Jambi yang pantang menyerah sehingga dinilai layak menjadi teladan bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kapolda Hadiri Apel Gelar Pasukan Ops Ketupat 2022 di Lapangan Kantor Gubernur Jambi

“Saat ini Pemerintah Provinsi tengah mempersiapkan dokumen pengajuan pahlawan daerah untuk melakukan kajian akademis dan sejarah melalui tim Pemprov Jambi untuk mengusulkan tokoh pejuang Abundjani sebagai tokoh nasional,” ungkap Al Haris saat berkunjung ke sebuah desa di ujung Selatan Sarolangun tepatnya di wilayah Kecamatan Batang Asai Provinsi Jambi, Kamis (9/3/2023).

Tokoh pejuang kelahiran 1918 yang lahir di Sarolangun-Bangko ini telah banyak memberikan arti penting bagi sejarah kontekstual Negara Indonesia. Beliau wafat pada tahun 1980 di Jakarta.

Baca Juga :  Miris, Tempat Penampungan Air dari Dinas Pertanian Batanghari di Desa Ture Terbengkalai

Sebelumnya, Pemprov Jambi telah mengajukan Kolonel Abundjani sebagai pahlawan nasional. Namun hingga sampai saat ini status pahlawan revolusi asal Jambi ini belum di respon oleh Pemerintah Pusat.

Untuk itu Pemerintah Provinsi Jambi kembali melakukan pengusualan ulang tokoh pejuang Jambi Abundjani, Diharapkan tahun ini tokoh pejuang Jambi Abundjani dapat di proses oleh Pemerintah Pusat dengan cepat.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Serahkan Paritrana Award, Dorong Perlindungan Ketenagakerjaan yang Merata

“Untuk mengajukan pahlawan nasional tidak segampang membalikan telapak tangan, tentu harus memiliki data valid dan jejak perjuangan yang jelas sebagai syarat menjadi pahlawan nasional tersebut atas perjuangan beliau yang telah membela perjuangan Indonesia, kemungkinan data yang diusulkan sebelumnya tidak memenuhi syarat,” jelas Al Haris.

“Tahun ini Pemprov Jambi kembali mengajukan tokoh pejuang Abundjani sebagai tokoh pahlawan nasional ke pemerintah pusat,” pungkasnya. (Hn/Adv)