Anggota DPRD Provinsi Jambi Nilai Efisiensi RSUD Raden Mattaher Sentuh Layanan Dasar

JAMBI,BITNews.id – Kebijakan penghematan anggaran yang diterapkan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi mendapat perhatian serius dari DPRD Provinsi Jambi. Efisiensi tersebut dinilai menyentuh aspek krusial pelayanan kesehatan dan berisiko mengganggu keselamatan tenaga medis maupun pasien.

Sorotan itu disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jambi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohd. Rendra Ramadhan Usman, saat rapat paripurna DPRD yang turut dihadiri Gubernur Jambi Al Haris, Senin (26/1/2026).

Baca Juga :  Suasana Penuh Keakraban Warnai Perayaan Idul Adha 1444 H di Kediaman Ade Erlanda

Rendra mengungkapkan hasil peninjauan yang dilakukannya ke RSUD Raden Mattaher. Dari kunjungan tersebut, ia menerima keluhan langsung dari tenaga kesehatan terkait keterbatasan alat pelindung diri (APD), terutama sarung tangan medis atau handscoon, akibat kebijakan efisiensi anggaran.

“Saya baru saja dari RSUD Raden Mattaher. Tenaga kesehatannya menyampaikan bahwa handscoon juga terkena efisiensi. Bahkan, ada yang mengambil darah tanpa menggunakan handscoon. Ini jelas sangat berbahaya bagi nakes dan pasien,” kata Rendra.

Baca Juga :  Dukung Talenta Muda, Ruska IAI An-Nadwah Sumbangkan Prestasi pada Event Sutha Voice IV

Menurutnya, penghematan anggaran seharusnya dilakukan dengan mempertimbangkan prioritas layanan. Ia menegaskan bahwa perlengkapan dasar medis merupakan standar wajib yang tidak boleh dikurangi karena berkaitan langsung dengan keselamatan kerja dan mutu pelayanan.

“Kalau memang dilakukan efisiensi, jangan kebutuhan yang sifatnya mendasar seperti ini yang dipangkas,” ujarnya.

Rendra juga mengingatkan bahwa dampak efisiensi anggaran dikhawatirkan tidak hanya terjadi pada ketersediaan APD. Ia menilai ada potensi berkurangnya pasokan obat-obatan dan perlengkapan medis lain yang dibutuhkan dalam pelayanan pasien.

Baca Juga :  Kapolda Serahkan 22 Ekor Hewan Qurban Kepada Panitia Masjid Al-Ikhlas Polda Jambi

Untuk itu, ia meminta Pemerintah Provinsi Jambi mengevaluasi secara menyeluruh kebijakan efisiensi anggaran di RSUD Raden Mattaher agar pelayanan kesehatan tetap berjalan optimal dan sesuai standar keselamatan. (adv)