Dekranasda Tanjab Barat Gelar Rakor Sinergikan Program Kerja

BITNews.id – Guna mensinergikan program kerja, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengelar Rapat Koordinasi , Senin (08/3/2022)

Kegiatan Rakor yang di laksanakan di TPI Parit 7 ini juga turut dihadiri oleh pengurus Dekranasda yang terdiri Wakil Ketua Dekranasda, Ketua Harian, bidang pendanaan, bidang manajemen usaha, bidang daya saing produk, bidang kreatif, bidang pameran dan kerjasama luar negeri, serta bidang promosi humas dan publikasi.

Baca Juga :  Sekdis Kominfo Kabupaten Asahan Ikuti Zoom Meeting Vaksinasi Serentak

Dalam rakor tersebut, membahas terkait tugas pokok dan fungsi dari tiap bidang dan program kerjanya.

Ketua Dekranasda Kabupaten Tanjabbarat , Hj Fadhillah Sadat menyampaikan rapat koordinasi ini dalam rangka sharing dan mesingkronisasikan program dekranasda.

“Dengan adanya masukan dan sharing dari para pengurus Dekranasda. Harapannya bisa mewujudkan Dekranasda tanjabbarat yang lebih maju serta meningkatkan produk kerajinan yang ada di kabupaten tanjabbarat,”ungkap umi

Baca Juga :  Bupati Batang Hari Resmikan Aplikasi Srikandi untuk Percepatan Layanan Pemerintahan Berbasis Digital

Batik akan menjadi salah satu produk unggulan, disamping produk kerajinan UMKM lainnya.

“Harapannya dengan pengurus baru ini, Dekranasda bisa makin eksis tidak hanya tingkat kabupaten saja, tetapi juga nasional dan internasional,” imbuhnya.

Ditambahkan oleh Kadis Koperasi ,UKM, Perindustrian dan Perdagangan Syafriwan SE dari sejumlah program kerja yang akan dilakukan ke depan yakni kegiatan pelatihan bagi UMKM dan pameran, Proker lainnya yang baru akan dilakukan yaitu monitoring dan evaluasi UKM yang akan menjadi binaan.

Baca Juga :  Tanggap Korban Kecelakaan, Jasa Raharja Sinergi bersama Bratanata Hospital

“Rapat hari ini, kami lebih banyak meminta masukan dari para anggota ke depan apa yang dapat dilakukan. Salah satunya, monev UKM binaan dekranasda,”katanya.

Ia juga meminta, agar nantinya Dekranasda tidak hanya berpangku pada anggaran dari APBD, namun juga dapat mengembangkan pendanaan dari luar.(tf/adv)