DPRD Bengkulu Soroti Dampak Ambruknya Jembatan Martan bagi Warga

BENGKULU, BITNews.id – Komisi III DPRD menyoroti ambruknya Jembatan Martan yang selama ini menjadi jalur utama masyarakat. Kerusakan tersebut menyebabkan akses transportasi terputus dan berdampak langsung pada aktivitas warga.

Wakil Ketua Komisi III DPRD, Srie Rezeki, mengaku terkejut atas kejadian tersebut. Ia menilai, sebagai infrastruktur penting, kondisi jembatan seharusnya mendapatkan pengawasan dan pemeliharaan yang optimal.

“Kami cukup terkejut. Sebagai jalur vital, jembatan ini seharusnya mendapat perhatian lebih sejak awal,” ujar Srie Rezeki.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Ajak Mahasiswa Bersinergi Jaga Stabilitas Daerah

Berdasarkan laporan yang diterima, ambruknya jembatan diduga dipicu tingginya curah hujan dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tersebut menyebabkan debit air sungai meningkat signifikan dan memberi tekanan besar pada struktur jembatan.

“Curah hujan tinggi membuat debit air meningkat drastis hingga berdampak pada kekuatan konstruksi,” katanya.

Selain faktor cuaca, kondisi geografis wilayah juga disebut memperparah situasi. Lokasi jembatan yang berada di kawasan dekat pantai menyebabkan arus air lebih deras dan meningkatkan risiko kerusakan infrastruktur.

Meski demikian, Komisi III menyatakan proses penanganan dan perbaikan saat ini tengah berjalan. DPRD mendorong instansi terkait bersama pelaksana proyek untuk bergerak cepat dalam menyelesaikan perbaikan.

Baca Juga :  Wakapolda Jambi Sambut Audiensi Siswa SMA Taruna Nusantara

“Kami mendorong langkah konkret agar jembatan dapat segera difungsikan kembali,” tegasnya.

Sebagai bagian dari fungsi pengawasan, Komisi III berencana turun langsung ke lapangan setelah proses perbaikan selesai. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pekerjaan sesuai standar teknis serta memperhatikan aspek kualitas dan keamanan.

Selain itu, pelaksana proyek akan dilibatkan dalam proses pengecekan bersama guna memastikan transparansi dan akuntabilitas.

Terkait kemungkinan pemanggilan kontraktor, Srie Rezeki menyebut masih dalam tahap pertimbangan dan membutuhkan koordinasi lebih lanjut.

Baca Juga :  AHM Best Student Regional Jambi 2023 Umumkan Nama 3 Siswa Berprestasi

Sebagai perwakilan daerah pemilihan Seluma, ia menilai wilayah tersebut memiliki kerentanan terhadap cuaca ekstrem. Oleh karena itu, percepatan perbaikan dinilai penting agar dampak terhadap masyarakat tidak berlangsung lama.

“Kami tidak melakukan intervensi, tetapi fungsi pengawasan tetap menjadi tanggung jawab kami,” ujarnya.

Komisi III berharap perbaikan Jembatan Martan dapat segera rampung sehingga aktivitas masyarakat kembali normal dan perekonomian tidak terganggu lebih lama. (Adv)