BATANGHARI, BITNews.id – Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief, menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah. Hal ini sejalan dengan visi dan misi yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Menurut Fadhil Arief, seluruh program pembangunan harus berorientasi pada peningkatan ekonomi dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“RPJMD harus mengarahkan seluruh kebijakan ke aktivitas ekonomi. Tidak boleh ada pembangunan yang tidak memiliki efek ekonomi bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembahasan lebih lanjut untuk merumuskan indikator ekonomi yang lebih jelas dan terukur, guna memastikan peningkatan kesejahteraan masyarakat Batanghari.
Sebagai kepala daerah, Fadhil Arief mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi sesuai tugas dan fungsi masing-masing, sehingga dapat berkontribusi dalam pembangunan yang lebih baik.
“Tekad kita ke depan bukan hanya menyetarakan diri dengan kabupaten lain, tetapi menjadi yang terbaik di Provinsi Jambi, bahkan di tingkat nasional,” ujarnya optimistis.
Selama periode 2021-2024, berbagai program pembangunan telah berhasil direalisasikan sebagai bagian dari visi Batanghari Tangguh. Dengan luas wilayah mencapai 5.804,83 km² dan jumlah penduduk sekitar 306.625 jiwa, sektor pertanian menjadi tulang punggung utama masyarakat, dengan 63,75% penduduk atau sekitar 195.504 jiwa menggantungkan hidupnya dari sektor ini.
Salah satu pencapaian signifikan di bidang pertanian adalah peningkatan produktivitas tanaman pangan. Data menunjukkan bahwa produksi padi yang pada 2021 hanya mencapai 4,53 ton per hektare, meningkat menjadi 5,41 ton per hektare pada 2024.
Bupati Fadhil Arief menutup pernyataannya dengan mengajak seluruh masyarakat untuk terus bekerja bersama dalam mewujudkan Batanghari Super Tangguh.
“Mari kita tunjukkan bahwa kita benar-benar fokus membangun Batanghari yang lebih maju dan tangguh,” pungkasnya. (Adv)
