Jonaidi SP : Alih Fungsi Lahan Menjadi Tantangan Serius bagi Pertanian di Bengkulu

BENGKULU, BITNews.id – Perubahan fungsi lahan menjadi tantangan besar dalam sektor pertanian di Bengkulu, demikian disampaikan oleh Jonaidi SP, anggota DPRD Provinsi Bengkulu. Menurutnya, banyak lahan pertanian yang saat ini telah beralih menjadi lahan perkebunan.

“Dalam wilayah Bengkulu, terdapat banyak lahan pertanian yang kini telah menjadi lahan perkebunan,” ujar Ketua Komisi II DPRD Provinsi Bengkulu ini, Selasa (11/07/23).

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Tegaskan Perubahan APBD 2025 Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Jonaidi menyoroti pentingnya menjaga produktivitas lahan pertanian yang seharusnya digunakan untuk persawahan. Ia menyayangkan ketika lahan-lahan tersebut diubah menjadi perkebunan kelapa sawit. Hal ini menyebabkan sulitnya mengembalikan lahan menjadi pertanian karena kerusakan yang terjadi akibat perkebunan kelapa sawit.

“Masalah alih fungsi lahan ini tidak hanya terjadi di Kabupaten Seluma, tetapi juga di wilayah lain di Bengkulu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pj.Gubernur Jambi Lantik Bupati dan Wakil Bupati Tanjab Timur Terpilih

Menurut Jonaidi, inovasi pertanian menjadi solusi yang harus dipercepat untuk mengatasi masalah pertanian di masa depan. Menurutnya, petani membutuhkan pendekatan yang praktis dan alat serta teknologi baru yang sederhana dan mudah dikembangkan.

“Kami melihat banyak inovasi pertanian baru yang muncul secara nasional di PENAS (Pekan Nasional Agribisnis), termasuk Kabupaten Seluma yang menjadi pemenang. Inovasi-inovasi seperti itu harus dikembangkan di Bengkulu,” tutur Jonaidi.

Baca Juga :  Mulai Januari hingga Oktober 2023, Ribuan  Pasien Manfaatkan SKTM di RSUD Raden Mattaher

Jonaidi juga mengakui bahwa pengembangan teknologi ini membutuhkan biaya. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam mempercepat pengembangannya.

“Kami selalu siap membantu. Jika ada inovasi dari kelompok tani atau organisasi tani, sampaikan kepada pemerintah Provinsi. Kami sangat menantikan hal tersebut,” pungkas Jonaidi. (Adv)