Kadisdik Labusel Buka Bimtek Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka pada SD

LABUSEL, BITNews.id – Para Guru dari satuan pendidikan Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Kampung Rakyat, Kabupaten Labuhanbatu Selatan mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Satuan Pendidikan tingkat Sekolah Dasar (SD). Rabu, (08/09/2022) siang.

Kegiatan dipusatkan di Aula UPTD. SD Negeri 11 Pekan Tolan dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Labusel, Riswanto, S.Pd, di ikuti Lebih kurang sekitar 71 Guru dari 33 sekolah dasar negeri se kecamatan Kampung Rakyat.

Baca Juga :  Perahu Anak Bugis Tangguh di Lomba Pacu Perahu Tradisional Desa Merbau

Riswanto mengatakan bahwa, pada kurikulum Merdeka Mengajar adalah wadah dimana guru dan kepala Satuan Pendidikan dapat mempelajari bagaimana memahami kurikulum merdeka dengan cara mengakses pelatihan mandiri, mengakses perangkat ajar, dokumen kurikulum merdeka, assesmen murid dan praktik baik.

“Saat ini di era teknologi informasi yang sangat pesat, dunia pendidikan harus bertransformasi untuk mengikuti perkembangan zaman, termasuk dalam menyusun kurikulum sebagai pedoman satuan pendidikan untuk proses pembelajaran di sekolah, dan diharapkan sekolah nantinya dapat memiliki keunggulan sendiri,” jelasnya.

Baca Juga :  Wabup Murison Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Siginjai 2025, Dukung Tertib Lalu Lintas Demi Keselamatan Warga

Kadisdik juga mengucapkan terima kasih kepada K3S Kecamatan Kampung Rakyat dan Kepala Sekolah atas terselenggaranya bimbingan teknis ini.

Pada kesempatan tesebut, K3S Kecamatan Kampung Rakyat, H. Sukino S.Pd mengatakan pada awak media melalui Bimtek tersebut, para peserta dapat mencermati setiap materi yang diberikan sebagai bekal dalam menyusun kurikulum di masing-masing satuan pendidikan.

Baca Juga :  GESTUR Jambi Lakukan Aksi Damai di Jalan dan Kantor DPRD

“Melalui Bimtek tersebut, para peserta dapat mencermati setiap materi yang diberikan sebagai bekal dalam menyusun kurikulum di masing-masing satuan pendidikan dan dapat menunjang pemerintah dalam pencapaian kurikulum belajar,” tuturnya. (Hrp/adv)