BENGKULU, BITNews.id – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring SH, bersama Kader Lingkungan di Kelurahan Tanjung Jaya, Kota Bengkulu, mengikuti pelatihan tentang pemilahan, pemilihan, dan pengelolaan sampah di rumah beberapa waktu lalu.
Pelatihan ini melibatkan Jarulis, Dekan Fakultas MIPA Universitas Bengkulu, Deddy Bakhtiar, Dosen Pertanian Jurusan Kelautan UNIB, dan Iwan Nirwandi dari Kementerian LHK.
“Melalui pelatihan ini, kami ingin mengubah mindset para kader yang sebelumnya melihat sampah sebagai masalah, menjadi melihat sampah sebagai solusi untuk mengurangi pengeluaran dan meningkatkan pendapatan rumah tangga,” ujar Usin saat dihubungi melalui pesan whatsapp. Rabu (12/07/2023).
Dr. Jarulis, dalam sambutannya, mengapresiasi program yang diinisiasi oleh anggota DPRD Provinsi Bengkulu dalam menggerakkan kegiatan kelompok kader lingkungan untuk mengurangi dan mengelola sampah di masyarakat, terutama sampah rumah tangga.
“Sebagai pihak yang terus menganalisis dampak sampah dan sebagai bagian dari beberapa pemangku kepentingan yang membutuhkan analisis komponen kimia, masalah sampah yang tidak dikelola dengan baik akan sulit diatasi,” ujarnya.

Dr. Jarulis juga menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama dengan DPRD, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK), serta kelompok yang membutuhkan bantuan tenaga dan pemikiran dalam menyusun analisis kimia produk-produk UKM kelompok kader.
Sementara itu, Iwan Nirwandi berbagi pengalamannya dalam mendampingi kelompok di Provinsi Maluku dan mengusulkan agar DLHK Provinsi Bengkulu mengajukan program serupa, baik dalam bentuk pendampingan maupun fasilitasi, untuk mendorong masyarakat dalam mengelola limbah sampah sendiri.
“Terlebih lagi, bank sampah di setiap kelompok dapat terbentuk,” tambahnya.
Usin Abdisyah Putra Sembiring SH, selaku anggota DPRD Provinsi dari Dapil Kota Bengkulu dan sebagai penggagas program ini, berharap adanya kolaborasi yang baik. Ia juga meminta Dr. Jarulis untuk menjadi tenaga ahli Bank Sampah Induk PT. Bank Sampah Induk Sehati.
Program pengelolaan sampah dengan konsep bank membutuhkan tenaga ahli seperti Dr. Jarulis, karena beberapa dosen dan guru telah menjadi tenaga ahli yang selama ini bekerja bersama dalam program ini.
“Jika perlu, kita akan memperkuat kerjasama melalui nota kesepahaman antara BSI Sehati, DLHK Provinsi Bengkulu, DPRD, dan Fakultas MIPA Universitas Bengkulu untuk beberapa program sinergi dalam lingkungan hidup dan perkotaan,” tutup Usin Abdisyah Putra Sembiring. (adv)
