Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Soroti Masalah Minimnya Sarana Pendidikan di Desa

BENGKULU, BITNews.id  – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu, Dempo Xler, S.IP, MAP, mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengatasi permasalahan pendidikan yang ada di wilayah Bengkulu.

Dalam hal ini, Dempo Xler mengajak masyarakat di wilayah desa dan sekolah tertinggal untuk menemukan dan menyelesaikan masalah pendidikan.

“Dengan cara ini, kesadaran kolektif antara akademisi, politisi, pengambil kebijakan dan mahasiswa dapat tumbuh secara bersama-sama dan turun ke lapangan untuk menuntaskan semua persoalan pendidikan yang masih belum terselesaikan,” tuturnya, Senin (20/11/2023).

Baca Juga :  Ratusan Kades di Kabupaten Muaro Jambi Terima Bantuan Motor Dinas Baru

Dalam menangani persoalan pendidikan di Bengkulu, Dempo menceritakan tentang permasalahan sarana dan prasarana pendidikan yang masih kurang di tingkat desa dan sekitarnya.

Ia meminta pemerintah daerah untuk menekan kebijakan yang belum merata dan belum menyentuh secara real masyarakat di daerah tersebut terhadap persoalan pendidikan yang masih menjadi permasalahan.

“Masih banyak anak sekolah yang masih jauh dari tempat tinggalnya, terdapat pula beberapa sekolah yang guru tidak hadir dalam waktu yang lama, ada juga sekolah SD/SMP/SMA yang infrastrukturnya masih jauh dari harapan. Bahkan, ada yang kualitasnya tidak memadai sehingga tidak didukung oleh masyarakat. Semua permasalahan pendidikan ini merupakan bahan untuk memperbaiki pendidikan di masa depan,” jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Asahan Ikuti Rakor Nasional Pengendalian Inflasi Tahun 2022 secara Virtual

Dalam kesempatan tersebut, Dempo Xler menegaskan bahwa kita tidak boleh mengeluh, tetapi harus sama-sama mencari solusi dan terus bergerak maju untuk memperbaiki pendidikan di Bengkulu. (Ptr/Adv)