Pemkab Muaro Jambi Gelar Rapat Evaluasi Program Kabupaten Layak Anak 2024

MUARO JAMBI, BITNews.id – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak menggelar rapat gugus tugas untuk evaluasi program Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) tahun 2024. Rapat tersebut berlangsung di ruang rapat Ridam, Kantor Bupati Muaro Jambi, Bukit Cinto Kenang, Senin (3/6/2024).

Acara ini dibuka langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Muaro Jambi, Drs. Raden Najmi, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Muaro Jambi, para camat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta tamu undangan lainnya di lingkungan Pemkab Muaro Jambi.

Baca Juga :  Wagub Sani Ikuti Apel Siaga Pengamanan Pasokan dan Harga Pangan Jelang Idul Fitri 2024 Secara Daring

Pj Bupati Raden Najmi menyatakan bahwa rapat ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman mengenai tahapan pengembangan KLA, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Kegiatan ini diharapkan menjadi tolak ukur pencapaian KLA serta mendorong sinkronisasi program di masing-masing instansi/lembaga yang menjadi anggota gugus tugas KLA.

“Pertemuan ini merupakan momen penting untuk mengevaluasi program-program KLA yang telah dilaksanakan guna membentuk sumber daya manusia (SDM) berkualitas tinggi di masa depan. Untuk mewujudkannya, perlu sinergi dan langkah yang sejalan di antara semua pihak terkait, sehingga kebijakan dan program yang dirancang tidak tumpang tindih dan saling melengkapi,” ujar Raden Najmi.

Baca Juga :  Gelar Syukuran HUT Polwan ke-73, Ini 6 Pesan Kapolda kepada Polwan Polda Jambi

Lebih lanjut, Pj Bupati Najmi menekankan bahwa SDM unggul di masa depan harus dipersiapkan melalui strategi dan sistem yang mampu mendukung pemenuhan hak-hak anak.

“Dengan begitu, anak-anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal serta terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan dan diskriminasi,” tambahnya.

Pj Bupati juga menjelaskan bahwa koordinasi berkelanjutan di antara para pemangku kepentingan menjadi poin penting dalam proses pengembangan KLA. Ia menekankan pentingnya penguatan koordinasi melalui mekanisme gugus tugas yang telah dibentuk.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Tegaskan Perubahan APBD 2025 Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

“Diperlukan peran aktif OPD terkait untuk meningkatkan efektivitas koordinasi, baik dalam pengembangan kebijakan dan program maupun inisiatif kegiatan yang mendukung percepatan perwujudan Kabupaten Layak Anak,” pungkasnya. (Adv)