JAMBI, BITNews.id – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH, secara resmi menutup Jambi Mantap Expo yang menjadi rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi Tahun 2026. Penutupan berlangsung di Eks Arena MTQ Taman Mini Melayu Jambi, Minggu malam (11/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Sudirman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, mulai dari panitia, peserta, instansi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, BUMN dan BUMD, pelaku UMKM dan industri kreatif, hingga masyarakat umum.
Menurut Sudirman, keberhasilan Jambi Mantap Expo merupakan hasil kerja sama, sinergi, dan komitmen seluruh pemangku kepentingan, yang mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam pembangunan daerah.
“UMKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah. Selain menjadi penggerak ekonomi masyarakat, UMKM juga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjaga ketahanan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan global,” ujar Sudirman.
Ia menegaskan, penguatan struktur ekonomi lokal dan pemberdayaan pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperluas peluang ekonomi masyarakat.
Sudirman mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jambi berperan sebagai katalisator sekaligus fasilitator UMKM melalui berbagai program pembinaan, bantuan permodalan, serta penguatan pemasaran.
“Pada periode awal kepemimpinan kami hingga tahun 2025, Pemerintah Provinsi Jambi telah menyalurkan bantuan modal kerja kepada 7.316 penerima dengan total realisasi anggaran mencapai Rp48,645 miliar,” katanya.
Ia menambahkan, dukungan terhadap UMKM akan terus dilanjutkan dan menjadi salah satu arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jambi melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan dan inovatif.
Selain itu, Pemprov Jambi juga menetapkan Program Jaringan Majukan Jambi (Pro-Jambi) dengan pilar Pro-Jambi Tangguh, yang mencakup pemberian Bantuan Modal Kerja bagi UMKM, industri rumah tangga, serta start-up milenial sebagaimana tertuang dalam RPJMD Provinsi Jambi 2025–2029.
“Jambi Mantap Expo merupakan wujud nyata peran pemerintah daerah sebagai fasilitator UMKM, dengan menyediakan ruang promosi bagi produk UMKM dari kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi guna memperkuat kapasitas dan daya saing pelaku usaha lokal,” ujarnya.
Sudirman juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, perbankan, akademisi, dan masyarakat, untuk bersinergi membangun ekosistem UMKM yang kuat, mandiri, dan berdaya saing.
“Dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan, saya optimistis UMKM di Provinsi Jambi akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Acara penutupan Jambi Mantap Expo 2026 turut dihadiri unsur Forkopimda Provinsi Jambi, para asisten dan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi, serta tamu undangan lainnya. (Adv)







