KAUR,BITNews.id – Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Kaur, Mardiyanto, S.AP., M.AP., meninjau kondisi jembatan penghubung antara Desa Muara Saung dan Desa SP 3, Kabupaten Kaur, Selasa (23/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, ia meminta Pemerintah Kabupaten Kaur segera memprioritaskan perbaikan atau pembangunan ulang jembatan yang dinilai sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan warga.
Jembatan tersebut merupakan akses utama yang setiap hari digunakan masyarakat untuk beraktivitas, termasuk mengangkut hasil pertanian dan perkebunan dari kedua desa menuju pusat pelayanan publik maupun pasar.
Saat meninjau lokasi, Mardiyanto menemukan sejumlah kerusakan pada bagian lantai jembatan yang terbuat dari papan kayu. Beberapa papan terlihat lapuk, patah, dan berlubang. Selain itu, sejumlah bagian struktur penyangga juga menunjukkan tanda-tanda kerusakan akibat usia bangunan dan faktor cuaca.
Menurut Mardiyanto, kondisi jembatan saat ini sudah tidak aman dilalui, baik oleh pejalan kaki maupun kendaraan bermotor, terutama kendaraan yang membawa muatan hasil panen.
“Beberapa bagian jembatan sudah mengalami kerusakan cukup parah dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Kondisi ini perlu segera mendapat perhatian pemerintah daerah,” ujar Mardiyanto saat meninjau lokasi.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menerima berbagai masukan dari masyarakat dan aparat desa setempat. Warga berharap pemerintah segera melakukan perbaikan karena jembatan tersebut menjadi jalur penghubung utama yang mendukung mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi desa.
Mardiyanto menilai pembangunan atau penggantian total jembatan perlu menjadi prioritas dalam program pembangunan daerah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjamin keselamatan masyarakat sekaligus menjaga kelancaran distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Ia juga meminta pemerintah daerah segera mengalokasikan anggaran pembangunan melalui APBD Kabupaten Kaur. Jika kemampuan anggaran daerah belum mencukupi, pemerintah dapat mengusulkan bantuan pendanaan melalui APBN maupun dukungan dari Pemerintah Provinsi Bengkulu.
“Kami di DPRD akan terus mendorong dan mengawal proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.
Mardiyanto berharap tidak ada lagi penundaan dalam penanganan infrastruktur tersebut. Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat dan kelancaran aktivitas ekonomi harus menjadi prioritas utama pemerintah.
Dengan adanya sinergi antara legislatif dan eksekutif, ia optimistis pembangunan jembatan penghubung Desa Muara Saung dan Desa SP 3 dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat memperoleh akses yang lebih aman dan nyaman. (Adv)
