JAMBI, BITNews.id – Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., menyalurkan 503 paket Bantuan Dumisake Pendidikan kepada pelajar SMA, SMK, dan SLB di Kabupaten Tanjung Jabung Barat.
Penyerahan bantuan dilakukan di SMA Negeri 1 Tanjung Jabung Barat, Sabtu (29/11/2025).
Bantuan pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2025 tersebut dialokasikan kepada 210 siswa SMA, 168 siswa SMK, dan 98 siswa SLB.
Selain itu, Bantuan Pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) juga diberikan kepada 27 siswa yang bersekolah di sekolah swasta.
Dalam sambutannya, Abdullah Sani menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama pembangunan daerah.
“Pendidikan adalah jantung pembangunan. Melalui pendidikan yang berkualitas dan merata, kita menyiapkan masa depan Jambi yang lebih maju, berdaya saing, dan berkarakter,” ujarnya.
Ia mengatakan, persoalan keterbatasan ekonomi masih menjadi hambatan bagi sebagian masyarakat untuk mengakses pendidikan. Oleh karena itu, Program Dumisake Pendidikan dirancang sebagai langkah konkret Pemerintah Provinsi Jambi untuk mengurangi kesenjangan dan memperluas kesempatan belajar.
“Tidak boleh ada satu pun anak di Provinsi Jambi yang putus sekolah karena alasan biaya. Program Dumisake hadir sebagai solusi bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu,” tegasnya.
Abdullah Sani menjelaskan bahwa bantuan Dumisake tidak hanya berupa dana, tetapi juga mencakup perlengkapan penunjang pendidikan, seperti seragam sekolah, alat tulis, serta beasiswa bagi siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. Seluruh bantuan tersebut, menurutnya, disalurkan secara transparan dan tepat sasaran.
“Kami ingin memastikan bantuan ini benar-benar sampai kepada yang berhak dan digunakan untuk mendukung kebutuhan belajar siswa,” katanya.
Ia berharap Program Dumisake Pendidikan mampu meringankan beban orang tua sekaligus memotivasi para siswa untuk lebih giat belajar.
“Kami tidak ingin ada anak yang berhenti sekolah hanya karena kendala ekonomi,” ujarnya.
Kepada para penerima bantuan, Abdullah Sani berpesan agar memanfaatkan dukungan tersebut secara optimal untuk meningkatkan prestasi akademik.
“Gunakan bantuan ini dengan sebaik-baiknya. Teruslah belajar dan persiapkan diri menjadi generasi penerus yang membawa daerah ini menuju kemajuan,” katanya.
Ia menambahkan, Pemprov Jambi akan terus memperkuat kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pemangku kepentingan untuk membangun sistem pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.
“Dengan kerja sama yang kuat, kita dapat melahirkan generasi unggul yang siap memimpin Jambi di masa depan,” tutupnya.(adv)
