JAMBI, BITNews.id – RDC Prosound Jambi berperan penting dalam menyukseskan penyelenggaraan Jambi Mantap Fest 2026. Kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-69 Provinsi Jambi, di Eks Arena MTQ Jambi.
Sebagai pendukung teknis acara, RDC Prosound memastikan kualitas tata suara dan kelancaran teknis panggung selama rangkaian kegiatan yang berlangsung enam hari, sejak 6 hingga 11 Januari 2026.
Selain menjadi ajang hiburan rakyat, warga juga dapat menikmati berbagai macam kuliner produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari berbagai daerah dilokasi acara. Kehadiran UMKM turut mendorong perputaran ekonomi lokal selama kegiatan berlangsung.
Pada malam puncak, panggung hiburan Jambi Mantap Fest 2026 dimeriahkan oleh musisi dan grup band lokal Jambi serta penampilan guest star Mr. Jono & Joni.
Jambi Mantap Fest 2026 secara resmi ditutup oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, SH, MH, serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Sudirman menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan, mulai dari panitia, peserta, instansi pemerintah provinsi dan kabupaten/kota se-Provinsi Jambi, BUMN dan BUMD, pelaku UMKM dan industri kreatif, hingga masyarakat umum.
Menurut Sudirman, keberhasilan Jambi Mantap Expo merupakan hasil kerja sama, sinergi, dan komitmen seluruh pemangku kepentingan, yang mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan gotong royong dalam pembangunan daerah.
“UMKM memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian daerah. Selain menjadi penggerak ekonomi masyarakat, UMKM juga mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, serta menjaga ketahanan ekonomi daerah di tengah berbagai tantangan global,” ujar Sudirman.
Ia menegaskan, penguatan struktur ekonomi lokal dan pemberdayaan pelaku usaha, khususnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), menjadi langkah strategis Pemerintah Provinsi Jambi dalam memperluas peluang ekonomi masyarakat.
Sudirman mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Jambi berperan sebagai katalisator sekaligus fasilitator UMKM melalui berbagai program pembinaan, bantuan permodalan, serta penguatan pemasaran.
“Pada periode awal kepemimpinan kami hingga tahun 2025, Pemerintah Provinsi Jambi telah menyalurkan bantuan modal kerja kepada 7.316 penerima dengan total realisasi anggaran mencapai Rp48,645 miliar,” katanya.
Ia menambahkan, dukungan terhadap UMKM akan terus dilanjutkan dan menjadi salah satu arah kebijakan Pemerintah Provinsi Jambi melalui pemberdayaan ekonomi yang berkelanjutan dan inovatif.
Selain itu, Pemprov Jambi juga menetapkan Program Jaringan Majukan Jambi (Pro-Jambi) dengan pilar Pro-Jambi Tangguh, yang mencakup pemberian Bantuan Modal Kerja bagi UMKM, industri rumah tangga, serta start-up milenial sebagaimana tertuang dalam RPJMD Provinsi Jambi 2025–2029.
“Jambi Mantap Expo merupakan wujud nyata peran pemerintah daerah sebagai fasilitator UMKM, dengan menyediakan ruang promosi bagi produk UMKM dari kabupaten dan kota se-Provinsi Jambi guna memperkuat kapasitas dan daya saing pelaku usaha lokal,” ujarnya.
Sudirman juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha, perbankan, akademisi, dan masyarakat, untuk bersinergi membangun ekosistem UMKM yang kuat, mandiri, dan berdaya saing.
“Dengan kolaborasi dan semangat kebersamaan, saya optimistis UMKM di Provinsi Jambi akan terus tumbuh dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Pemerintah Provinsi Jambi berharap kolaborasi dengan pelaku industri kreatif dan penyedia jasa event lokal dapat terus berlanjut pada kegiatan serupa di masa mendatang. (Toy)







