Bersama Tim Korlantas Polri, Jasa Raharja Ikuti FGD Kajian Pelabuhan

JAMBI, BITNews.id – Sekitar pukul 13:00 WIB PT Jasa Raharja Jambi mengikuti focus group discussion (FGD) bersama tim Korlantas Polri mengenai ‘kajian kawasan pelabuhan di Daerah Rawan Laka’. Kegiatan FGD yang dilakukan Tanjung Jabung Barat ini diikuti oleh beragam peserta mulai dari Tim Korlantas Polri Jambi, unsur pemerintah, badan regulator, akademisi, dan pengamat. Jumat, (9/6/23).

Peserta FGD yang diselenggarakan Jumat (9/6/23) terdiri dari BPTD Kelas II Jambi, Dinas Perhubungan Kuala Tungkal, Polair Kualata Tungkal, KSOP Kelas IV Kuala Tungkal, KSKP Polres Tanjung Jabung Barat dan Dinas Pekerjaan Umum.

Baca Juga :  Penuhi Kebutuhan Stok Darah di PMI, Bidhumas Polda Jambi Laksanakan Donor Darah

FGD ini dimaksudkan untuk mencari solusi yang tepat untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas, sekaligus menekan tingkat fatalitas dari korban.

“FGD yang dilakukan bersama instansi-instansi terkait ini untuk mengkomunikasikan bahwa konsistensi kami akan terus mensosialisasikan secara langsung dan tidak langsung terkait keselamatan penumpang di Pelabuhan LLASDP Kuala Tungkal melalui pembelian kupon IWKL saat penumpang akan menaiki Spead Boat merupakan konsistensi penjaminan para penumpang sesuai UU No 33 Tahun 1964,” ucap Donny Koesprayitno Kepala PT. Jasa Raharja Cabang Jambi Donny.

Baca Juga :  Long Weekend Imlek 16 Februari 2026, Trafik JTTS Tembus 137.096 Kendaraan

Dalam agenda FGD tersebut TIM Korlantas Polri yang diwakili Polres Tanjung Jabung Barat mengkaji pelabuhan LLASDP masih dalam tahap Pelabuhan Rintisan, karena masih banyak Speedboat yang terbuat dari kayu yang beroperasional.

“Saat ini Pelabuhan LLASDP yang telah resmi memiliki izin dari Dinas terkait telah membayarkan iuran wajib penumpang nya, dan kami akan terus berkolaborasi bersama instansi-instansi terkait perihal pengembangan pelayanan di Kawasan Pelabuhan LLASDP,” tutup Donny.

Baca Juga :  Ketua DPRD Jambi, Edi Purwanto Lantik Yeri Muthalib PAW M Khairil

Agenda FGD tersebut ditutup dengan pembahasan penertiban di Kawasan Pelabuhan LLASDP dan Roro dari Pihak Kepolisian dalam mengamankan dan memberikan kenyamanan kepada penumpang yang datang atau pergi dari ketidakpatuhan Ojek yang datang ke Pelabuhan. (Humas Jasa Raharja)