• DISCLAIMER
  • KODE ETIK
  • REDAKSI
  • TENTANG KAMI
  • IKLAN
  • KARIR
  • MEDIA PARTNER
Bitnews
  • Daerah
  • Nasional
  • Parlemen
    • Politik
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Sport
    • Teknologi
  • BINTAN
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Diksosbud
    • Opini
    • Hukrim
    • Advertorial
No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Parlemen
    • Politik
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Sport
    • Teknologi
  • BINTAN
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Diksosbud
    • Opini
    • Hukrim
    • Advertorial
No Result
View All Result
Bitnews

Bertempat di Pelataran Candi Pematang Saung Festival ‘Nyonga Budaya’ Resmi Ditutup

Bitnews.id by Bitnews.id
29 November 2021
in Budaya, Daerah
Bertempat di Pelataran Candi Pematang Saung Festival ‘Nyonga Budaya’ Resmi Ditutup
Share on FacebookShare on Twitter

BITNews.id –  Festival “Nyonga Budaya” yang digelar oleh pemerintahan Desa Olak Rambahan, Kecamatan Pemayung Kabupaten Batanghari yang berlangsung selama tiga hari ini diikuti oleh ribuan peserta mulai dari pelaku wisata, seni, masyarakat adat dan petani. Senin (29/11).

Rangkaian kegiatan seni dan budaya digelar di festival “Nyonga Budaya” diantaranya Melamar atau Ngantar Tando, Seserahan Adat Pernikahan, dengan Prosesi pernikahan. Adapun kegiatan di puncak acara yaitu Napak tilas atau mengunjungi sebuah situs yang terletak di sebrang Desa Olak Rambahan yaitu Situs Candi Pematang Saung.

Baca Juga:

Tampil di Catwalk JFT 2026, Al Haris Dorong Batik Jambi Go Nasional

Prihatin Insiden Guru dan Murid, Kapolresta Jambi Dorong Penyelesaian Konflik Sekolah Lewat Musyawarah

Tradisi Pisah Sambut Tandai Awal Kepemimpinan AKBP Ramadhanil di Polres Kerinci

BMKG Prakirakan Jambi Diguyur Hujan Ringan Sabtu Ini

Antusias warga yang ingin ikut bersama rombongan sangatlah luar biasa, dari anak-anak, remaja, ibu – ibu serta beberapa orang dari desa tetangga, padahal lokasi Situs Candi Pematang Saung jaraknya lumayan jauh tetapi tidak menyurutkan semangat para warga yang ingin melihat situs tersebut.

Turut hadir Sekcam Kecamatan Pemayung Darwis, pihak Badan Cagar alam Provinsi Jambi, Pihak Dinas Pariwisata Provinsi Jambi, dan dari AJI (Aliansi Jurnalis Indonesia) serta Babinsa Desa Olak Rambahan.

Diawali dengan doa yang dipanjatkan oleh Ustad di pelataran Situs Candi Pematang Saung yang tidak jauh dari komplek candi yang diperkirakan dibangun pada abad ke-8 itu.

Napak Tilas Situs Pematang Saung dipimpin langsung oleh Kades Olak Rambahan, Muhammad dan diikuti oleh ratusan warga setempat.

Kepala Desa Olak Rambahan, Muhammad, menjelaskan festival ini bertujuan untuk memperkenalkan aset dan potensi wisata Situs Pematang Saung kepada masyarakat dan wisatawan. Situs Pematang Saung adalah candi Buddha yang diduga kuat adalah peninggalan para raja- raja dahulu.

“Kami memiliki potensi wisata Situs Candi Pematang Saung dan alam sekitarnya yang indah. Kami ingin masyarakat sekitar dan wisatawan mengetahuinya sehingga diharapkan mereka akan berkunjung ke desa kami,” ujar Muhammad.

Selama ini lanjut Muhammadiyah mengatakan, sebagian wisatawan yang datang masih wisatawan lokal, dan dari kalangan pelajar dan dari berbagai lapisan masyarakat sekitar Belum banyak wisatawan mancanegara yang datang ke lokasi tersebut.

Sementara itu, Ketua Lembaga Adat Desa Olak Rambahan, Ahmad Jaki mengatakan, Napak Tilas ke Situs Candi Pematang Saung festival ini merupakan bagian dari upaya untuk terus melestarikan tradisi.

“Kegiatan ini bertujuan menggerakkan desa wisata dan wisata pedesaan yang ada di Olak Rambahan, dan Provinsi Jambi pada umumnya. Selain melestarikan tradisi yang ada, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke desa wisata bertambah. Lama tinggal wisatawan juga meningkat,” ujarnya.

Selajutnya Camat Pemayung yang diwakili oleh Sekcam, Darwis  mengapresiasi penyelenggaraan Napak Tilas Situs Candi Pematang Saung tahun ini. Menurutnya festival ‘Nyonga Budaya’ ini dapat memperkuat potensi wisata di salah satu kawasan pariwisata strategis.

“Festival ini sangat baik. Apalagi diminati oleh masyarakat dengan memanfaatkan yang dimiliki dan disupport oleh pemerintah daerah,” ujar Sekcam.

“Olak Rambahan dengan desa wisatanya dan festival ini harus dapat mengambil peran dengan baik. Tingkatkan pengelolaan festival dengan standar yang lebih baik ke depannya, dan matangkan aksesibiltas serta amenitas. Kalau sudah demikian wisatawan akan semakin nyaman dan berdampak ke perekonomian masyarakat,” tambahnya. (Ary)

Next Post
Heboh, Warga Penerokan Temukan Bayi di Belakang Rumah

Heboh, Warga Penerokan Temukan Bayi di Belakang Rumah

Discussion about this post

No Result
View All Result

Berita Terhangat

  • HUT ke-69 Jambi, Gubernur Al Haris Anugerahkan Maestro Seni dan Warisan Budaya

    HUT ke-69 Jambi, Gubernur Al Haris Anugerahkan Maestro Seni dan Warisan Budaya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Pantun untuk Jambi, Gerakan Hesti Haris Raih Rekor MURI

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Analisis Unsur dan Struktur dalam Pertunjukan Tari Kecak Bali

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Romi Hariyanto Menjadi Bupati Pertama di Indonesia yang Terima Ramsar’s Award

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kritik Musik pada Official Music Video Lyodra – Pesan Terakhir

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

PT. DIGITAL MEDIA INFORMATIF

JL.AR. Saleh RT.37 Kelurahan Paal Merah, Kecamatan Paal Merah Kota Jambi
Phone / Wa : 0811-7876-7272
email: redaksibitnewsid@gmail.com

PEDOMAN MEDIA SIBER | REDAKSI | KODE ETIK | TENTANG KAMI | HAK JAWAB & KOREKSI BERITA | KARIR | SOP PERLINDUNGAN WARTAWAN | MEDIA PARTNER

Copyright© 2025 BITNews.id – Inspirasi Era Digital

Developed by – OMG

No Result
View All Result
  • Daerah
  • Nasional
  • Parlemen
    • Politik
  • Pemerintahan
  • Kabar TNI-Polri
  • Peristiwa
  • Lifestyle
    • Automotive
    • Sport
    • Teknologi
  • BINTAN
  • Lainnya
    • Ekbis
    • Diksosbud
    • Opini
    • Hukrim
    • Advertorial

© 2025BITNews.id -Developed by: Websiteku.