BPD ABUJAPI Bengkulu Tetapkan Program Kerja Lima Tahun ke Depan

BITNews.id  – Badan Pengurus Daerah (BPD) Asosiasi Badan Usaha Jasa Pengamanan Indonesia (ABUJAPI) Provinsi Bengkulu menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) I periode 2023–2028 di Grage Hotel Bengkulu, Senin (17/11/2025).

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk menetapkan arah kerja lima tahun ke depan.

Rakerda mengusung tema “Siap Mewujudkan Program Kerja Organisasi dalam Rangka Tertib Administrasi, BUJP Solid demi Terwujudnya ABUJAPI Provinsi Bengkulu yang Bermanfaat dan Bermartabat.” Acara dibuka oleh Dir Binmas Polda Bengkulu Kombes Pol Denny Jatmiko.

Ketua ABUJAPI Provinsi Bengkulu Nilda Yuliarti mengatakan Rakerda menjadi momentum mempererat hubungan antarlembaga sekaligus menyusun program kerja organisasi.

Baca Juga :  Wagub Sani : Implementasikan Isra’ Mi’raj dalam Kehidupan Sehari-hari

“Rakerda ini mempererat persaudaraan sekaligus menyusun program kerja periode 2023–2028. Kami berharap BUJP dapat bekerja sama dengan seluruh mitra secara lebih profesional,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa profesionalisme industri pengamanan harus berjalan seiring dengan kepatuhan pada ketentuan administrasi.

“Seluruh perusahaan jasa keamanan wajib memenuhi standar administrasi dan profesionalisme. Ini komitmen kita bersama,” kata Nilda.

Nilda menambahkan pentingnya pemenuhan hak pekerja, termasuk sistem jaminan sosial.

“Tidak boleh ada pemotongan hak satpam di luar ketentuan. BPJS harus diberikan sesuai aturan,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan prioritas organisasi untuk meningkatkan kualitas personel.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Pimpin Langsung Pembukaan Monitoring dan Evaluasi IKPA T.A. 2023 dan Akselerasi IKPA T.A. 2024

“Kami akan meningkatkan kompetensi satpam melalui pelatihan berkala dan menyusun program kerja yang relevan dengan kebutuhan anggota,” jelasnya.

Gubernur Bengkulu Helmi Hasan, melalui Asisten III Nandar Munadi, menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan Rakerda yang dinilai penting bagi peningkatan standar industri jasa pengamanan.

“ABUJAPI memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dan kepolisian dalam menjaga mutu perusahaan jasa pengamanan,” ujar Nandar.

Ia mengatakan sektor jasa pengamanan turut mendukung stabilitas daerah dan iklim investasi.

“Sektor ini bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian penting pembangunan daerah dan penciptaan lapangan kerja,” katanya.

Baca Juga :  Eksistensi dan Dampak Hulu Migas bagi Masyarakat di Provinsi Jambi

Dalam sambutannya, Nandar menyampaikan empat arahan bagi peserta Rakerda. Ia menekankan pentingnya peningkatan standar keamanan melalui pelatihan dan sertifikasi yang berkelanjutan.

Selain itu, ABUJAPI diminta memperkuat sinergi dengan kepolisian serta pemerintah daerah untuk memastikan layanan pengamanan berjalan optimal.

Nandar juga mendorong ABUJAPI agar berperan lebih aktif sebagai pusat informasi dan konsultasi bagi perusahaan jasa pengamanan. Tidak hanya itu, ia menegaskan perlunya penyusunan program kerja yang efektif, adaptif, dan memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota organisasi.

“Pemerintah Provinsi Bengkulu siap mendukung langkah strategis ABUJAPI untuk mewujudkan ekosistem pengamanan yang profesional dan bermartabat,” pungkasnya. (*)