Buronan Geng Motor Pembacok Polisi Jambi Diringkus, Tiga Lainnya Masih DPO

JAMBI,BITNews.id – Satreskrim Polresta Jambi berhasil menangkap dua buronan anggota geng motor yang membacok anggota polisi Ditreskrimsus Polda Jambi beberapa waktu lalu.

Kasat Reskrim Polresta Janbi, Kompol Indar Wahyu Dwi Septiawan mengatakan pihaknya berhasil menangkap dua DPO anggota geng motor tersebut pada pertengahan November 2023.

“Kabur ke Tulang Bawang Provinsi Lampung, Kita tangkap disana,”ujarnya. Sabtu, (2/12/2023).

Dua anggota geng motor yang berhasil ditangkap ini berinisial IV dan ME dan semuanya telah dewasa.

Baca Juga :  Teliti Perusahaan Asing di Perbatasan Negara, Doktor UNJA Raih Nilai A

“salag satunya eksekutor berinisial IV, dimana saat kejadian yang melukai anggota polri beberapa waktu lalu,”sebutnya.

Satreskrim Polresta Jambi Masih memburu tiga orang anggota geng motor yang saat ini statusnya daftar pencairan orang (DPO).

“Untuk tiga orang yang masih buron itu akan kita kejar sampai dapat, karena identitasnya sudah kita ketahui,” jelasnya.

Baca Juga :  Kapolresta Jambi Bersama PJU Tinjau Kesiapan Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Operasi Lilin Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

Sebelumnya, Personel Polri yang menjadi korban berandalan bermotor itu mengalami luka bacok di kepala, saat itu anggota polri sedang melerai aksi keributan antar anggota geng motor minggu (29/10/23).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi Kombes Pol Christian Tory mengatakan anggotanya mengalami luka bacok dibagian kepala saat melerai keributan antar dua kelompok Gengster.

“Iya benar, saat ini korban (Anggota) sudah dilarikan di RS Bhayangkara untuk dilakukan pengobatan, ” ungkapnya.

Baca Juga :  "Polantas Hadir" Melalui RRI Satlantas Polresta Jambi Sosialisasikan Operasi Patuh Siginjai 2025

Dijelaskan Dirreskrimsus Polda Jambi, saat anggota melerai aksi keributan antar Gengster tersebut korban sempat mengamankan satu pelaku yang saat ini sudah diamankan di Mapolresta Jambi.

“Anggota kita ini bermaksud untuk melerai perkelahian, yang mana dia (Anggota) tidak tahu kalau yang berkelahi dan ribut ini merupakan dua kelompok Gengster, ” tegasnya. (Afd)