Cakupan 90 Persen, Indosat Mantapkan Ekspansi Jaringan di Provinsi Jambi

JAMBI,BITNews.id – Upaya PT Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) memperkuat konektivitas di Provinsi Jambi terus berlanjut. Perusahaan ini memadukan perluasan infrastruktur telekomunikasi, penerapan keamanan digital berbasis teknologi, serta pemantauan jaringan 24 jam untuk menjaga kualitas layanan.

Hingga September 2025, jaringan Indosat telah mencakup sekitar 90 persen wilayah Jambi, sementara Kota Jambi menjadi area pertama yang terlayani sepenuhnya.

Ekspansi tersebut ditopang 772 Base Transceiver Station (BTS) yang tersebar di seluruh kabupaten/kota. Tahun ini, Indosat menambah 13 BTS baru, sembilan di antaranya pada awal 2025 dan empat unit pada September.

AVP Head of Branch Sales Jambi IM3, Lelo Pane mengatakan, untuk Kota Jambi sudah terlayani 100 persen, sedangkan cakupan provinsi mencapai 90 persen.

Baca Juga :  M Fauzi : Tahun Anggaran 2024, Dinas PUPR Provinsi Jambi Kelola 882 M

“Upaya meraih target 100 persen bukan perkara mudah. Sejumlah wilayah masih terkendala ketersediaan listrik dan kondisi geografis berbukit yang menyulitkan pemasangan perangkat,” jelas Lelo Pane pada acara NGOPI BARENG INDOSAT bersama awak media disalah satu kafe dikawasan Kota Jambi, Kamis (11/09/2025) sore.

Selanjutnya Syamsul Bahri, Technical Operation Central Sumatra Bagian Tengah IOH, menambahkan, kondisi geografis menjadi hambatan utama.

Kontur wilayah yang berbukit mengganggu jalur microwave penghubung jaringan. BTS tidak bisa berdiri sendiri, harus terhubung dengan perangkat lain.

“BTS tidak bisa berdiri sendiri, harus terhubung dengan jalur microwave. Kontur tanah berbukit kerap memutus jalur itu,” jelas Syamsul Bahri

Baca Juga :  Wakapolda Jambi Dorong Optimalisasi Aplikasi WA Yanduan dalam Pengawasan Propam

Selain itu, lanjut Syamsul menjelaskan , gangguan juga sering datang dari faktor sosial, seperti perusakan infrastruktur dan pencurian baterai BTS.

“Pernah terjadi pemutusan jalur Jambi–Sungai Penuh, dan kami harus segera mengalihkan trafik melalui Padang,” tambahnya.

Untuk menjaga layanan tetap stabil, Indosat mengoperasikan Command Center 24 jam di lantai 6 Kantor Pusat Pelayanan Telekomunikasi dan Informasi (KPPTI) Jambi.

Ruang kendali ini dilengkapi DNOC Front Office & Back Office serta teknologi pemantauan seperti Netdrone, aplikasi Godam-X, dan sistem tiket otomatis.

“Setiap anomali langsung terdeteksi dan tim lapangan bisa bergerak cepat tanpa menunggu laporan pengguna,” ujar Syamsul.

Selain memperluas jaringan 4G, Indosat menghadirkan layanan internet rumah HiFi Air yang dapat dipindahkan sesuai kebutuhan tanpa instalasi rumit. Perusahaan juga memperkenalkan fitur keamanan digital berbasis kecerdasan buatan, Tri AI Anti Spam/Scam dan SATSPAM IM3, yang mendeteksi panggilan mencurigakan dan memberi notifikasi otomatis kepada pelanggan.

Baca Juga :  Bupati Romi Buka Pembekalan Kades Terpilih Pilkades Serentak 2022 Tanjab Timur

Langkah-langkah tersebut diiringi dukungan terhadap kegiatan masyarakat, seperti Jalan Santai dan Pesta Rakyat di Danau Sipin, Konser Musik Monochrome, serta Gebyar UMKM 2 Pesona Batik. Menurut Lelo, komitmen ini sejalan dengan upaya mempercepat transformasi digital Jambi.

“Kami ingin menghadirkan akses komunikasi yang cepat, aman, dan merata hingga ke pelosok,” tegasnya.

Dengan strategi yang menggabungkan perluasan infrastruktur, pengamanan jaringan, dan pemantauan nonstop, Indosat optimistis mampu menutup kesenjangan konektivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi digital di Jambi. (Toy)