#Cari_Aman, Honda Sinsen Edukasi Cara Menikung yang Benar di Jalan Raya

JAMBI, BITNews.id – Honda Sinsen mengedukasi masyarakat tentang teknik menikung aman melalui kampanye keselamatan berkendara #Cari_Aman guna menekan risiko kecelakaan di jalan raya, khususnya saat melintasi tikungan.

Edukasi ini menekankan bahwa berkendara tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga teknik dan keselamatan. Salah satu titik rawan kecelakaan adalah saat pengendara melakukan tikungan, terutama jika tidak memahami teknik yang benar.

Assistant Manager Marcom Honda Sinsen, Frank Setia, mengatakan masih banyak kecelakaan terjadi akibat kesalahan sederhana, seperti teknik menikung yang kurang tepat.

Baca Juga :  Siswa Dugem di Aula Kantor Bupati, Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Akan Panggil Kepala Sekolah

“Melalui semangat Sinergi Bagi Negeri, kami mendorong masyarakat lebih peduli terhadap keselamatan berkendara. Dengan pemahaman yang benar dan kebiasaan #Cari_Aman, risiko kecelakaan dapat diminimalkan,” ujar Frank.

Secara umum, terdapat tiga teknik menikung yang dikenal dalam berkendara, yaitu lean in, lean out, dan lean with the bike. Dari ketiganya, teknik lean with the bike dinilai paling aman untuk penggunaan di jalan raya karena posisi tubuh pengendara sejajar dengan kemiringan sepeda motor, sehingga memberikan kestabilan lebih baik.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Jambi Minta Audiensi Nakes Terkait Insentif yang Belum Dibayar

Instruktur Safety Riding Honda Sinsen, Agung Sanjaya, menjelaskan bahwa pengendara harus memastikan kecepatan sudah terkendali sebelum memasuki tikungan.

“Pengendara perlu menjaga gerakan tetap halus, posisi tubuh mengikuti kemiringan motor, serta fokus pada jalur yang akan dilalui agar arah kendaraan tetap terjaga,” kata Agung.

Selain itu, terdapat sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan saat menikung, antara lain:

Pertama, pengendara harus mengurangi kecepatan sebelum memasuki tikungan dengan menutup gas dan melakukan pengereman secara halus menggunakan rem depan dan belakang.

Baca Juga :  Komisi II DPRD Tanjab Timur Kunker ke Perusahaan Pindad

Kedua, arahkan pandangan ke jalur yang akan dilalui, bukan ke hambatan, untuk membantu menjaga keseimbangan dan mengantisipasi potensi bahaya.

Ketiga, hindari perubahan kecepatan secara mendadak saat motor dalam posisi miring. Jika diperlukan, gunakan rem belakang untuk menjaga kestabilan.

Keempat, setelah keluar dari tikungan, kembalikan posisi motor secara tegak dan tingkatkan kecepatan secara bertahap.

Honda Sinsen menilai edukasi keselamatan berkendara perlu terus digencarkan sebagai bagian dari upaya membangun budaya berkendara yang aman di masyarakat. (*)