Danrem 042/Gapu Tekankan Tata Kelola Bersih dalam Rapat Dewan Pengawas Rumkit dr. Bratanata Jambi

JAMBI, BITNews.id – Komandan Korem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin selaku Ketua Dewan Pengawas PK BLU Rumkit Tk III dr. Bratanata Jambi memimpin rapat rutin Dewan Pengawas di Jambi, Kamis (7/5/2026), guna mengevaluasi pelayanan, tata kelola, dan penguatan reformasi birokrasi di lingkungan rumah sakit milik TNI AD tersebut.

Rapat dihadiri Kasiter Korem 042/Gapu, Dandenkesyah 02.04.02, Kepala Rumkit Tk III dr. Bratanata Jambi, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan, serta Kepala KPPN Jambi.

Baca Juga :  Bantu Korban Longsor, Rosjonsyah Minta BWS Sumatera VII Turun ke Lokasi

Dalam forum itu, Brigjen TNI Nyamin menekankan pentingnya pengawasan internal yang kuat untuk memastikan pelayanan kesehatan berjalan profesional, transparan, dan akuntabel, terutama dalam pengelolaan rumah sakit.

Menurut Danrem, rumah sakit tidak hanya dituntut memberikan layanan medis yang baik, tetapi juga membangun sistem birokrasi yang bersih dan responsif terhadap kebutuhan prajurit dan masyarakat.

Baca Juga :  Tak Hanya Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Saat Mudik, Polisi Juga Sediakan Pos untuk Beristirahat

“Kepercayaan publik lahir dari pelayanan yang baik dan tata kelola yang transparan. Karena itu pengawasan, disiplin administrasi, dan integritas harus berjalan beriringan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen bersama pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) oleh Danrem bersama seluruh kepala, pengurus, dan anggota Rumkit Tk III dr. Bratanata Jambi.

Baca Juga :  Al Haris Ajak Masyarakat Mendoakan Proses Evakuasi Kapolda Jambi dan Rombongan Agar Dimudahkan

Penandatanganan komitmen itu menjadi bagian dari upaya memperkuat reformasi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di sektor kesehatan.

Danrem berharap pembangunan zona integritas tidak berhenti pada aspek administratif, melainkan diwujudkan dalam budaya kerja yang profesional, humanis, dan berorientasi pada pelayanan.

“Rumah sakit harus hadir sebagai institusi pelayanan yang baik, dengan budaya kerja yang bersih, cepat, dan melayani,” pungkasnya. (Penrem 042/Gapu)