Dinsosdukcapil Gelar Rakor Sosial se-Provinsi Jambi

BITNews.id – Dinas Sosial Kependudukan dan Catatan Sipil (Dinsosdukcapil) Provinsi Jambi meggelar Rapat Koordinasi Sosial Se-Provinsi Jambi dengan tema ‘Sinergitas Perencanaan dalam Membangun Kesejahteraan Sosial di Provinsi Jambi’ pada Kamis (17/02/2022).

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Sosdukcapil Provinsi Jambi Arief Munandar, SE., bahwa Rakor Sosial yang mengundang pihak Dinsos 11 Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi ini dilaksanakan dalam rangka mensinergikan program kegiatan, lokasi dan anggaran.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris Safari Ramadan di Desa Terpencil Seko Besar Sarolangun

“Jadi bidang sosial ini ada dua, permasalahan sosial dan pekerjaan sosial. Karena itu pemerintah tidak bisa sendirian dalam rangka menanggulangi permasalahan sosial ini,” ungkap Arief.

Arief juga menyampaikan bahwa ada sebanyak 26 Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) dan ada 13 Potensi Sumber Kesejahteraan Sosial (PSKS).

“Rakor ini intinya mensinergikan program kegiatan, anggaran, lokasi. Kemudian kedepannya kita berharap Peran dan kewenangan dari pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah Kabupaten/kota menyikapi persoalan sosial ini termasuk didalamnya adalah masalah penanganan kemiskinan dan bencana,” terang Arief.

Baca Juga :  Sidang Dewan Pengupahan Kabupaten Digelar Besok, Berapa Kenaikan UMK Tanjabbar?

“Kita akan menghadapi kedepan ada RKPD di Bappeda Provinsi, usulan-usulan harus kita masukan jadi aspirasi-aspirasi dari daerah secara otomatis memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tambahannya.

Arief berharap agar kedepannya layanan sosial kepada masyarakat baik itu dari pusat maupun daerah bisa bersinergi agar supaya masyarakat Provinsi Jambi bisa terlepas dari garis kemiskinan serta masalah sosial seperti Lansia, Disabilitas dan lain sebagainya.

Baca Juga :  Andra Soni: Pemberantasan Pungli Jadi Langkah Awal Mewujudkan Banten Maju dan Adil

“Tadi saya sampaikan solusi terakhir adalah kita akan memberdayakan forum CSR, karena anggaran Pemda terbatas sedangkan banyak yang harus kita penuhi, untuk itu nanti kita akan berkoordinasi dengan forum CSR,” tutup Arief. (Dn)