JAMBI,BITNews.id – Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jambi terus memperkuat upaya pencegahan dini penyalahgunaan narkoba di kalangan remaja. Pada Kamis (13/11/2025), tim Ditresnarkoba bersama Satresnarkoba Polres Tebo menggelar sosialisasi dampak penyalahgunaan narkoba di Aula SMA Negeri 3 Tebo, Kabupaten Tebo.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diikuti ratusan siswa, guru pembimbing, serta tenaga pendidik. Hadir sebagai narasumber dari Ditresnarkoba Polda Jambi yaitu Iptu Yeni Malinda, S.H., Aiptu Falik Bani Adam, dan Aiptu Irwanson Panjaitan. Turut hadir Kasat Resnarkoba Polres Tebo AKP Jeki Noviardi, S.H., M.H., serta Kepala SMA Negeri 3 Tebo.
Dalam sambutannya, AKP Jeki Noviardi menekankan bahwa penyebaran narkoba kini menyasar generasi muda melalui berbagai cara.
“Narkoba terus mengincar anak muda. Karena itu, pengetahuan dan pemahaman tentang bahaya narkoba harus ditanamkan sejak sekolah. Kami berharap para siswa mampu menjadi duta anti narkoba di lingkungan masing-masing,” ujarnya.
Sesi penyuluhan utama disampaikan oleh Ditresnarkoba Polda Jambi melalui Iptu Yeni Malinda, S.H. Ia memaparkan secara rinci dampak medis, psikologis, serta konsekuensi hukum bagi pengguna dan pengedar narkoba.
Iptu Yeni menegaskan bahwa narkoba bukan hanya merusak masa depan individu, tetapi juga mengancam masa depan generasi bangsa.
Ia juga mengajak siswa untuk berani menolak segala bentuk ajakan mencoba narkoba, termasuk yang kerap muncul dalam pergaulan remaja.
Setelah pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Para siswa terlihat aktif bertanya mengenai jenis-jenis narkoba, cara menghindari pergaulan berisiko, hingga proses hukum bagi pelaku penyalahgunaan narkoba.
Kepala SMA Negeri 3 Tebo menyampaikan apresiasi atas sosialisasi yang digelar Ditresnarkoba Polda Jambi.
“Kami merasa bangga dan terbantu dengan program sosialisasi ini. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan untuk melindungi anak-anak kami dari bahaya narkoba,” ujarnya.
Ditresnarkoba Polda Jambi berharap kegiatan edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran pelajar mengenai bahaya narkoba sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan bebas narkoba. (Red)








Discussion about this post