Doa Ulia, Gadis Tunanetra yang Rajin Mengaji untuk Sampai ke Tanah Suci Mekah Dijabah

SAROLANGUN, BITNews.id – Ulia, seorang remaja putri tunanetra asal Desa Ujungtanjung, Kabupaten Sarolangun terlihat sumringah sekaligus terharu. Cita-citanya untuk sampai ke Baitullah di kota Mekah, Saudi Arabia segera terwujud. Doanya diijabah.

Impian Ulia bakal terwujud setelah dia bertemu Romi Hariyanto, Bupati Tanjungjabung (Tanjab) Timur yang singgah di kediaman orang tua Ulia pada Kamis (2/2/2023).

“Tadi Ulia menyampaikan bahwa dia ingin sekali bisa sampai ke Baitullah. Kebetulan awal Maret (2023) ini kami sekeluarga dan rombongan akan umroh, maka saya bermohon kepada bapak dan ibu mengizinkan Ulia untuk kami ajak serta,” harap Romi kepada M Tayib dan Leni, orang tua Ulia.

Baca Juga :  Danrem 042/Gapu Akan Terus Berkolaborasi dengan BPBD Provinsi Jambi

Permohonan Romi ini langsung diiyakan Taib dan Leni. Ulia yang ikut mendengar tampak sumringah sambil mengucapkan syukur.

“Alhamdulillah ya Allah,” terdengar ucapan remaja berkacamata itu. Diapun langsung mencari tangan Romi untuk menyalaminya.

Ulia lahir pada tahun 2009, ia anak kedua dari empat saudara, ayahnya kuli bangunan, ibunya sehari-hari bertani. Sejak Balita Ulia memang rajin mengaji, ketertarikannya pada ilmu agama sangat tinggi. Ulia juga kerap mengikuti MTQ. Dia pernah juara III MTQ tingkat Provinsi Jambi.

Baca Juga :  Pastikan Kesiapan Pemilu 2024, Komisi I DPRD Kabupaten Muaro Jambi Panggil Komisioner KPU

Ulia juga pernah berlaga di MTQ tingkat nasional dan juga meraih juara III. Karena ketaatannya itu dia sangat ingin suatu saat bisa sampai ke Baitullah.

“Ulia selalu bilang, mak biso dak yo Ulia sampai ke Baitullah. Ulia pengen biso mencium Baitullah,” cerita Leni.

Sebagai ibu, Leni sangat bangga anaknya begitu taat beribadah. Namun di sisi lain dia merasa miris karena merasa kesulitan untuk mewujudkan harapan putri kesayangannya itu untuk ke Baitullah.

Baca Juga :  Polda Jambi Bongkar Jaringan Perdagangan Emas Ilegal, 1,2 Kg Emas Diamankan

“Maklum pak, kami orang susah, untuk sehari-hari bae kami pas-pasan. Makanya saya minta Ulia selalu berdoa agar harapannya bisa diwujudkan Allah,” cerita Leni.

Namun hari ini doa Ulia diijabah Allah. Doanya dikabulkan melalui seorang bupati bernama Romi Hariyanto. (Ega)