JAMBI,BITNews.id – Kepala Kantor Jasa Raharja Wilayah Jambi, Agung Abimanyu, S.E., M.M. menghadiri kegiatan pelepasan Program Mudik Presisi di Provinsi Jambi yang dipimpin Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama memastikan arus mudik Idul Fitri berjalan aman, lancar, dan selamat.
Kehadiran Agung Abimanyu dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan pemerintah pusat melalui instansi vertikal terhadap pengamanan dan kelancaran arus mudik di daerah.
Selain Agung Abimanyu, kegiatan ini juga dihadiri anggota DPR RI H. Bakri, Wakil Ketua DPRD Jambi Ivan Wirata, Kepala BPTD Benny Nurdin Yusuf, serta jajaran Polda Jambi.
Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H. Siregar mengatakan, pengamanan mudik tahun ini dilakukan secara maksimal melalui sistem berlapis. Pos pelayanan dan pengamanan disiagakan di sejumlah titik strategis, termasuk terminal dan jalur utama mudik.
“Besok kita turunkan personel Brimob untuk patroli skala besar guna memastikan keamanan maksimal,” ujar Krisno.
Ia menambahkan, pengamanan arus mudik melibatkan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Ini adalah tugas bersama untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat yang merayakan Idul Fitri di kampung halaman,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, aspek keselamatan transportasi juga menjadi perhatian. Dinas Perhubungan Provinsi Jambi melakukan pemeriksaan kelaikan jalan (ramp check) terhadap armada bus di terminal.
Pemeriksaan mencakup sistem penerangan, wiper, kaca depan, kondisi ban, pintu, tangga penumpang, hingga sistem pengereman guna memastikan kendaraan laik jalan.
Selain itu, pengemudi juga menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi tetap prima selama perjalanan.
Kapolda Jambi turut mengapresiasi kesiapan fasilitas terminal di Jambi, khususnya untuk angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) dan antar kota dalam provinsi (AKDP).
Terkait arus lalu lintas, kepolisian mencatat sempat terjadi kepadatan di beberapa titik. Namun, kondisi tersebut dapat diurai melalui koordinasi dengan Polda Sumatera Selatan.
Pengawasan terhadap ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) juga dilakukan guna memastikan pasokan tetap aman serta mencegah penimbunan.
Dari pantauan dilapangan terlihat sejumlah armada bus diberangkatkan menuju berbagai kota di Pulau Jawa, seperti Bandung, Bogor, dan Yogyakarta dengan jadwal keberangkatan mulai pukul 10.30 hingga 12.00 WIB. (*)
