BLITAR, BITNews.id – Pemerintah pusat melalui Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian menyalurkan bantuan benih tebu unggulan kepada petani di Kabupaten Blitar melalui program Kebun Benih Datar (KBD).
Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas tebu sekaligus mendukung swasembada gula nasional.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui CV Lang Buana sebagai produsen dan penyalur benih unggul bersertifikat yang berbasis di Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
Salah satu penerima program, Subari, menyebutkan bahwa total lahan yang dikelolanya mencapai sekitar 270 hektare untuk kegiatan KBD dan sekitar 1.200 hektare untuk program bongkar ratoon. Lahan tersebut tersebar di sejumlah kecamatan di wilayah Blitar Selatan, seperti Kecamatan Wonotirto, Bakung, dan sekitarnya.
“Dalam pelaksanaannya, kami menerima varietas tebu unggulan Bululawang (BL) yang memiliki produktivitas tinggi serta rendemen gula yang baik,” ujar Subari.
Ia menjelaskan, varietas Bululawang memiliki keunggulan pada pertumbuhan sogolan atau tunas baru yang terus berkembang sehingga dapat meningkatkan bobot tebu saat panen. Selain itu, varietas ini dinilai memiliki daya adaptasi luas di berbagai jenis tanah serta karakter batang yang kuat.
“Saat ini, usia tanaman berkisar antara 3 hingga 6 bulan dan sebagian besar telah diajukan untuk proses verifikasi,” katanya.
Subari menambahkan, kelompok tani telah merencanakan tahapan lanjutan yang akan dimulai pada Mei hingga Juni 2026, meliputi kegiatan penebangan dan penanaman kembali.
“Proses produksi sejauh ini berjalan lancar. Kegiatan penggilingan dijadwalkan dimulai pada Mei, sedangkan distribusi lanjutan kepada petani dilakukan setelah tanaman mencapai usia ideal sekitar 6 hingga 8 bulan,” ujarnya.
Program bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas tebu di wilayah Blitar Selatan serta memperkuat kesejahteraan petani melalui peningkatan hasil panen. (Ddt)
