Efek Berganda Hulu Migas, Warga Parit Lapis Nikmati Penerangan Jalan Parit Lapis

JAMBI, BITNews.id – Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) Jadestone Energy (Lemang) Pte Ltd (JELPL) telah menyelesaikan program Pengembangan Masyarakat dengan memasang 56 titik lampu penerangan jalan tenaga surya sepanjang 5,4 kilometer di Desa Parit Lapis, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Betara, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar wilayah operasionalnya.

Jalan desa yang kini telah diterangi lampu tenaga surya merupakan jalur utama bagi lebih dari 140 kepala keluarga.

Baca Juga :  Danrem 042/Gapu Pimpin Apel Kesiapan Pam Unjuk Rasa

Warga mengandalkan akses ini untuk aktivitas sehari-hari, seperti mengangkut hasil kebun, mengantar anak sekolah, serta beribadah ke masjid.

Pemasangan lampu yang selesai tepat di awal Ramadan 2025 ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan warga dalam melaksanakan ibadah, termasuk shalat Tarawih dan Subuh berjamaah.

Program ini mendapat persetujuan serta arahan teknis dari SKK Migas karena memiliki manfaat langsung bagi kelancaran operasional dan masyarakat di sekitar area perusahaan.

Baca Juga :  Asian Agri Dukung UMKM Peternak Bebek Untuk Gerakkan Ekonomi Desa

Selain itu, penggunaan tenaga surya yang lebih ramah lingkungan dan hemat biaya pemeliharaan juga sejalan dengan komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan.

Kepala Perwakilan SKK Migas Sumbagsel, Yunianto, menyambut baik realisasi program ini.

“Kami bersyukur bahwa kegiatan operasional hulu migas dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Ramadan adalah momentum yang tepat untuk meningkatkan ibadah, dan dengan adanya penerangan jalan ini, masyarakat lebih nyaman berangkat ke masjid untuk beribadah. Alhamdulillah,” ujarnya.

Baca Juga :  Diduga Gelapkan Rp 23 Miliar, Ditreskrimum Polda Metro Jaya Amankan Oknum Notaris

Ia juga berharap program serupa dapat terus berlanjut sehingga industri hulu migas tidak hanya fokus pada eksplorasi dan eksploitasi, tetapi juga berkontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat sekitar. (FJM)