Gubernur Al Haris Segera Kirim Alat PCR ke Batanghari

BITNews.id – Untuk mempercepat penuruan kasus covid 19 di Jambi, Gubernur Jambi H. Al Haris bergerak cepat dengan segera mengirim alat PCR ke beberapa daerah di Provinsi Jambi

Ini disampaikan oleh Gubernur Jambi H. Al Haris pada saat mengunjungi Kabupaten Batanghari di dampingi  Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani beserta rombongan yang disambut oleh Bupati Batanghari M. Fadhil Arif, wakil Bupati Batanghari H. Bakhtiar Kapolres dan Dandim Batanghari, Rabu (11/08/2021).

Baca Juga :  Kabid Humas Wakili Kapolda Hadiri Musda ke - IV IJTI Pengda Jambi

“Kita akan mengirim Alat PCR ke Batanghari dan beberapa daerah, ini bertujuan agar kasus covid 19 bisa segera kita tekan penyebarannya. Nantinya pasien covid akan segera di testing, agar dapat segera ditindaklanjuti apa dirawat dirumah sakit atau di rumah Isolasi Terintegrasi (Isoter).” Ujar Al Haris

Dalam kunjungan ke Kabupaten Batanghari, Al Haris beserta rombongan untuk memastikan kesiapan Kab. Batanghari yang ditetapkan level 4 oleh pemerintah pusat.

Baca Juga :  Kapolda Jambi Pimpin Upacara Ziarah Makam Pahlawan Memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-116

“Kita ingin memastikan Kab. Batanghari dalam menyiapkan Rusunawa dan Wisma PKK sebagai rumah Isolasi Terintegritas (Isoter), serta meninjau Rumah sakit dalam penanggulangan pasien Covid. kedepannya tidak ada lagi pasien Covid yang melakukan isolasi mandiri dirumahnya. Karena pasien yang isolasi mandiri, masih banyak melakukan kontak dengan tetangganya serta tidak memakai masker.” ujar Al Haris

Baca Juga :  Tim Medis RS Bhayangkara Polda Jambi Lakukan Tracing Pada Warga yang Terkonfirmasi Covid-19

Sehingga dengan kesiapan ini, Pemkab. Batanghari bisa dengan cepat menekan kasus covid di daerahnya dan bisa turun level sehingga tidak diperpanjang lagi PPKM di Kab. Batanghari.

“Kita ingin jambi ini segera berkurang kasus covid, agar Provinsi Jambi bisa turun levelnya tidak ditetapkan lagi sebagai daerah yang menerapkan PPKM oleh Pemerintah Pusat. Sehingga  masyarakat bisa beraktifitas seperti biasanya.” tegas Al Haris.(dian)